Pekanbaru

Jelang Aksi Besar KOMMARI, Polisi Alihkan Arus di Sekitar Kejati dan DPRD Riau

×

Jelang Aksi Besar KOMMARI, Polisi Alihkan Arus di Sekitar Kejati dan DPRD Riau

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru resmi mengumumkan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas menjelang aksi unjuk rasa besar yang akan digelar ribuan mahasiswa serta masyarakat Riau pada Kamis, 20 November 2025.

Aksi yang dinaungi Koalisi Masyarakat untuk Marwah Riau (KOMMARI) itu akan dipusatkan di dua lokasi utama.

Lokasi itu Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau di Jalan Jenderal Sudirman dan Gedung DPRD Riau.

Massa dijadwalkan memulai aksi sejak pagi dengan konsentrasi awal di Kejati sebelum bergerak menuju DPRD Riau.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana, menyampaikan bahwa pengalihan arus akan mulai diberlakukan sejak pukul 06.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Baca Juga  Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan, Polsek Rumbai Pesisir Gelar Tanam Jagung Serentak

Ia mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menghindari kawasan Kejati Riau dan memilih jalur alternatif.

“Kami imbau pengendara untuk mencari jalur alternatif dan menghindari ruas Jalan Jenderal Sudirman di sekitar Kantor Kejati Riau,” ujar AKP Satrio, Rabu (19/11/2025).

Menurutnya, rekayasa lalu lintas dilakukan untuk menjaga ketertiban dan kelancaran arus kendaraan, sekaligus memastikan aksi unjuk rasa berlangsung aman.

“Pengalihan arus ini demi kelancaran kegiatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan,” tambahnya.

Satlantas juga meminta masyarakat untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta tetap menjaga ketertiban selama proses pengamanan berlangsung.

Sejumlah personel gabungan akan diterjunkan untuk mengatur lalu lintas dan mengamankan titik-titik aksi.

Baca Juga  Semangat Subuh Satukan Umat, Tim GSSB Riau Jalin Silaturahmi di Masjid Paripurna An-Najah Pekanbaru

Aksi besar ini digelar sebagai bentuk protes terhadap sejumlah kebijakan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang dianggap meresahkan warga.

Isu utama yang disorot adalah penyitaan lahan kebun masyarakat yang kemudian disebut diserahkan pengelolaannya kepada PT Agrinas Palma Nusantara.

Kebijakan tersebut memicu gelombang penolakan karena dinilai mengabaikan hak-hak masyarakat.

Ribuan massa dari berbagai elemen diperkirakan memenuhi ruas Jalan Jenderal Sudirman dan kawasan Gedung DPRD Riau. Situasi lalu lintas diprediksi padat, sehingga masyarakat diminta menyesuaikan rute perjalanan.

Dengan jumlah peserta aksi yang diperkirakan sangat besar, Satlantas menegaskan seluruh langkah rekayasa lalu lintas dilakukan guna memastikan keamanan, keteraturan, dan kelancaran mobilitas masyarakat sepanjang hari.