INGATLAH.COM – Sebanyak lima orang anak-anak warga Suku Talang Mamak, Dusun Datai, Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau meninggal dunia akibat diserang wabah penyakit.
Insiden memilukan ini diketahui berawal dari gejala Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yang terus menjalar ditengah masyarakat Talang Mamak.
Hal itu dibenarkan Kapolsek Batang Gansal, Iptu Agus Ferinaldi, ia mengatakan keseluruhan korban yang meninggal dunia masih tergolong anak-anak.
“Benar, lima warga telah meninggal dunia, diketahui penyebab medisnya sesak nafas (ISPA-red),” ujarnya.
Agus mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama petugas kesehatan dan TNI di Inhu terus melakukan berbagai upaya pencegahan agar penyebaran wabah tersebut tidak merambat kembali.
“Kita lakukan pemeriksaan kesehatan hingga pemberian obat-obatan, oksigen dan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” ungkapnya.
Karena pendataan kondisi warga di pedalaman ini, baik orang dewasa maupun anak-anak, saat ini ada yang demam, batuk, pilek, mual-mual dan hilang selera makan.
“Kami turun bersama mencegah penularan ISPA, untuk korban meninggal dunia semuanya anak-anak,” sebut Agus.
Berikut nama korban anak-anak Suku Talang Mamak yang meninggal dunia akibat wabah ganas ini:
Korban bernama Ira, mulai sakit 26 Oktober dan meninggal 29 Oktober 2025.
Kemudian, korban bernama Riki, sakit ada 8 Oktober dan meninggal dunia beberapa hari setelahnya.
Korban bernama Itar, tidak diketahui sejak kapan sakit, namun meninggal dunia pada bulan Oktober.
Selanjutnya Andra, juga tidak diketahui kapan sakit, namun meninggal dunia pada 28 Oktober.
Terkhir korban bernama Dinda, mulai sakit 16 Oktober dan meninggal pada 2 November 2025 lalu.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi telah mencoba konfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhu, namun masih enggan memberikan tanggapan.





