Pekanbaru

KPK Sita Dolar dan Poundsterling di Rumah Gubernur Riau Abdul Wahid, Total Uang Rp1,6 Miliar

×

KPK Sita Dolar dan Poundsterling di Rumah Gubernur Riau Abdul Wahid, Total Uang Rp1,6 Miliar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan hasil terbaru dari operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Gubernur Riau Abdul Wahid dan sembilan orang lainnya.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di dua lokasi berbeda, penyidik KPK menyita uang dalam bentuk rupiah, dolar Amerika, dan poundsterling dengan total nilai mencapai Rp1,6 miliar.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, uang dalam pecahan rupiah disita dari lokasi di Riau, sedangkan valuta asing ditemukan di kediaman Abdul Wahid di Jakarta.

“Untuk uang yang diamankan, dalam bentuk rupiah ditemukan di Riau, sedangkan uang dalam bentuk dolar dan poundsterling diamankan di Jakarta, yakni di salah satu rumah milik saudara AW,” ujar Budi Prasetyo saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (4/11/2025) malam.

Baca Juga  Viral di Instagram! Kecelakaan Maut di Simalungun Tewaskan 3 Warga Riau

Budi menegaskan, jumlah uang yang disita tersebut diduga bukan merupakan penyerahan pertama dalam dugaan praktik pemerasan yang melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Selain Gubernur Abdul Wahid, KPK juga mengamankan Kepala Dinas PUPR Riau, Sekretaris Dinas PUPR, lima Kepala UPT, satu tenaga ahli, dan beberapa pihak lainnya.

Seluruhnya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK.

“Dari total sepuluh orang yang diamankan, di antaranya terdapat Kepala Dinas PUPR, Sekdis, lima Kepala UPT, Tenaga Ahli, serta Kepala Daerah atau Gubernur Riau,” kata Budi.

Baca Juga  Pemko Pekanbaru Siapkan SPMB, Wawako Tegaskan Tak Ada Lagi Anak Putus Sekolah

Meski belum mengumumkan secara resmi siapa saja yang akan ditetapkan sebagai tersangka, Budi memastikan KPK akan menyampaikan hasil pemeriksaan dan penetapan status hukum para pihak yang diamankan pada Rabu (5/11/2025).

“Berapa yang ditetapkan sebagai tersangka dan siapa saja, besok siang akan kami umumkan dalam konferensi pers selanjutnya,” tutupnya.