INGATLAH – Setelah tujuh tahun mewarnai kancah musik Alternative Rock Tanah Air, band independen asal Bekasi, MANIPOL, kembali menyapa penggemar dengan karya terbarunya di bulan Oktober 2025.
Single yang diberi judul Hukum Alam ini menawarkan semangat kebangkitan di tengah kerasnya perjalanan hidup.
Kisah di balik penciptaan lagu ini cukup unik dan spontan. Martin (Vokal, Gitar) menceritakan bahwa melodi dasar lagu didapatkannya saat sedang bersenandung dalam perjalanan menuju studio latihan.
Setibanya di sana, ide melodi tersebut langsung digarap bersama personel lain: Denny (Bass), Gani (Drum), dan Agung (Gitar). Menariknya, rekaman awal lagu ini hanya direkam seadanya menggunakan ponsel.
“Terciptanya lagu ini memang agak lucu sih, karena nadanya gue dapetin pas lagi jalan mau ke studio, dicoba bareng anak-anak yang lain, sampai akhirnya gue rapikan di rumah dan gue buat liriknya,” ungkap Martin.
Filosofi Pulang dari Kekecewaan
Secara lirik, “Hukum Alam” mengangkat tema perjalanan hidup yang berat, penuh masalah, kekecewaan, dan kesedihan.
Namun, inti pesan lagu ini adalah bahwa semua proses tersebut harus dilewati hingga tuntas dengan tujuan akhir yang sederhana Pulang.
“Pulang” yang dimaksud Manipol di sini memiliki makna yang luas sebagai cara untuk melupakan beratnya beban hidup, bahkan hanya sejenak, dengan bertemu orang-orang terkasih, seperti orang tua, teman, pasangan hidup, atau anak.
Meskipun Manipol masih banyak dipengaruhi oleh unsur Rock Alternative era 90-an, band yang berada di bawah naungan Heavy Rain Records (label milik band The Rain) ini memiliki daya tarik khasnya sendiri.
Mereka menyajikan sound dan lirik yang lugas, beat drum yang enerjik, serta permainan gitar yang mudah melekat di ingatan pendengar.
Martin berharap, karya terbaru Manipol ini dapat memberi dorongan positif bagi para pendengarnya.
“Semoga karya terbaru dari Manipol ini bisa menyemangati teman-teman di saat amarah itu datang dan bisa melewati semua masalah yang ada dan bangkit dari keterpurukan,” tutup Martin.
Lagu “Hukum Alam” kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital, sementara Official Lyric Video-nya telah tersedia di kanal YouTube MANIPOL MUSIC. (*)





