INGATLAH.COM – PT Hayati Pratama Mandiri (HPM), main dealer sepeda motor Honda Sumatera Barat, kembali menggencarkan kampanye keselamatan berkendara bagi usia produktif.
Berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan Sumatera Barat dan PT Jasa Raharja Sumatera Barat, HPM menggelar seminar Safety Riding untuk sekitar 600 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Adzkia, Selasa (23/09).
Mengusung tema “Di Jalan Fokus, Kuliah Mulus” kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kebiasaan #Cari_aman saat berkendara.
Fokus utama adalah mewujudkan keselamatan bagi pengguna sepeda motor di usia produktif, yang secara statistik memiliki risiko kecelakaan tinggi.
Instruktur Safety Riding HPM, Dio Suryanto, menyampaikan materi secara tatap muka.
Seminar ini dilatarbelakangi data Korlantas tahun 2023 yang mencatat lebih dari 152.000 kecelakaan melibatkan sepeda motor.
Yang memprihatinkan, usia rentang 15-29 tahun (usia belajar dan produktif) menyumbang persentase tertinggi, mencapai 61% dari total kecelakaan.
“Digagasnya seminar ini adalah salah satu bentuk kepedulian bersama untuk keselamatan berkendara usia produktif terutama di kalangan mahasiswa,” kata Asri Wirawan, Marketing Communication & Development Manager PT HPM.
Komitmen Menuju Zero Traffic Fataly 2050
Asri Wirawan menambahkan bahwa seminar ini merupakan agenda rutin tahunan yang menyasar kampus-kampus di Sumatera Barat.
Melalui kegiatan ini, HPM berharap generasi muda sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.
“Tujuan kami dari Honda Hayati mengadakan seminar ini kami ingin nantinya Indonesia pada tahun 2050 memasuki fase Zero Traffic Fataly di mana tidak ada korban atau fatalitas dari pengendara roda dua kehilangan nyawa akibat kecelakaan lalu lintas,” tambah Asri Wirawan.
Seminar berlangsung meriah dan interaktif. Puluhan hadiah berupa helm disiapkan oleh Honda Hayati sebagai doorprize bagi peserta yang berhasil menjawab kuis seputar materi safety riding, menunjukkan tingginya antusiasme mahasiswa.
Komitmen Honda Hayati untuk mengampanyekan keselamatan berkendara tidak hanya berhenti di kampus.
“Saat ini HPM bersama dengan 28 Dealer di bawah jaringan Hayati terus berkomitmen untuk menggencarkan program keselamatan berkendara ini sampai ke masyarakat. Selain mensosialisasikan ke para pelajar, sekolah dan kampus, HPM juga gencar mensosialisasikan keselamatan berkendara ke perusahaan, instansi pemerintah dan komunitas sepeda motor,” tutup Asri Wirawan. (*)





