NasionalPekanbaru

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di Pulang Pisau, 1.604 Warga Jadi Penerima Manfaat

×

Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di Pulang Pisau, 1.604 Warga Jadi Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi disalurkan perdana di SD Negeri 3 Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (11/9/2025).

Bupati Pulang Pisau, Ahmad Rifa’i, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas dimulainya program ini di wilayahnya.

Menurutnya, MBG bukan hanya sekadar pembagian makanan, tetapi hadir sebagai langkah nyata meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

“Program ini harus dijalankan sesuai aturan Badan Gizi Nasional. Tidak sekadar membagikan makanan, tetapi juga memperhatikan kualitas gizi, standar kalori, dan keberlanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Ahmad Rifa’i.

Baca Juga  Polsek Payung Sekaki Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Pererat Kedekatan Polri-Masyarakat

Pemkab Pulang Pisau berharap, melalui program ini, generasi muda dapat memperoleh asupan gizi seimbang sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Bereng Pulang Pisau, Mara Yuliana, menjelaskan bahwa program MBG di daerahnya menyasar 1.604 penerima manfaat. Mereka terdiri atas balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Penyaluran bantuan difokuskan pada sekolah-sekolah di sekitar SPPG Dapur Bereng.

Baca Juga  Kapolda Irjen Herry Heryawan Turun Langsung Temui Massa Aksi di Mapolda Riau

Untuk mendukung distribusi, pemerintah daerah menggandeng Yayasan Naungan Kasih Sejahtera Bahagia sebagai mitra pelaksana.

“Yayasan ini dipercaya untuk menyalurkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada para penerima manfaat,” terang Mara Yuliana.

Program MBG di Pulang Pisau menjadi bukti nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, dengan harapan mampu mencetak generasi sehat, cerdas, dan produktif.(*)