Berita

FIB Unand Jalani Visitasi Akreditasi Internasional FIBAA, Targetkan Pengakuan Global

×

FIB Unand Jalani Visitasi Akreditasi Internasional FIBAA, Targetkan Pengakuan Global

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) baru-baru ini menerima kunjungan tim asesor dari Foundation for International Business Administration Accreditation (FIBAA), sebuah lembaga akreditasi internasional yang berbasis di Eropa.

Dekan FIB Unand, Prof. Dr. Ike Revita, menilai proses visitasi ini sangat strategis bagi FIB karena menjadi pintu masuk untuk memperluas kolaborasi global, pertukaran akademik, hingga pengakuan ijazah di tingkat internasional.

“Agenda visitasi akreditasi internasional FIBAA ini merupakan bagian penting dari upaya FIB untuk meningkatkan mutu dan pengakuan internasional. Tim asesor tidak hanya menilai kurikulum dan proses pembelajaran, tetapi juga manajemen, layanan mahasiswa, serta kontribusi fakultas dalam pengembangan ilmu dan masyarakat,” ujar Ike, yang saat itu didampingi Wakil Dekan I, Zulprianto, Ph.D.

Baca Juga  RSAM Bukittinggi Klarifikasi Isu Pasien Bunuh Diri: Meninggal Karena Sesak Napas

Ia menambahkan, jika FIB berhasil meraih akreditasi internasional, maka posisi fakultas akan semakin kuat sebagai pusat studi bahasa, sastra, sejarah, dan kebudayaan yang mampu bersaing di kancah global.

“Harapan kami, FIB dapat meraih akreditasi FIBAA dengan hasil terbaik. Namun yang lebih penting, proses ini menjadi momentum untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan I Zulprianto, yang juga Koordinator Cluster FIB untuk FIBAA, menekankan bahwa visitasi ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam meningkatkan jejaring internasional.

Baca Juga  Dari Lahan Tidur ke Lumbung Pangan, Riau Pacu Swasembada Padi Nasional

“Target FIB ke depan adalah memperluas kerja sama global, meningkatkan mobilitas mahasiswa dan dosen, serta memperkaya kurikulum agar lebih responsif terhadap perkembangan dunia. Kami ingin memastikan lulusan FIB tidak hanya berkompetensi akademik, tapi juga memiliki daya saing internasional. FIB bisa!” ungkap Zulprianto penuh optimisme.

Dengan akreditasi ini, FIB Unand berharap dapat memperkuat reputasi sebagai pusat unggulan di bidang bahasa, sastra, sejarah, dan budaya, sekaligus mendukung visi Universitas Andalas menjadi perguruan tinggi berkelas dunia. (*)