PADANG – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI di Ballroom Pangeran Beach Hotel, Minggu (24/8/2025).
Agenda lima tahunan ini tidak hanya menjadi momen penting pergantian estafet kepemimpinan, tetapi juga pengukuhan visi baru untuk periode 2025–2030.
Pelantikan pengurus baru Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), Dewan Syariah Wilayah (DSW), dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS dilakukan secara hybrid oleh Presiden PKS, Almuzammil Yusuf serentak dengan seluruh DPTW PKS di Indonesia.
Dalam sambutannya, Almuzammil menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode 2020–2025 yang telah menuntaskan masa bakti.
“DPP mengucapkan terima kasih atas jasa dan baktinya. Jazakumullahu khairan. Kini kita harus melanjutkan perjuangan dengan struktur yang solid, kader militan, dan pelayanan yang kokoh,” ujarnya.
Ia menekankan agar kepengurusan baru fokus pada K2P2 (Kader, Kaderisasi, dan Pemenangan Pemilu), serta terus menjaga identitas PKS sebagai partai yang menghadirkan Islam Rahmatan Lil Alamin.
Ulyadi Soroti Integritas Pejabat Publik
Ketua DPW PKS Sumbar periode 2025–2030, Ulyadi, dalam pidato perdananya menyinggung persoalan integritas pejabat publik. Ia prihatin melihat fenomena korupsi dan gaya hidup mewah di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit.
“Semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan PKS selalu menjadi partai terdepan yang tegas menolak segala praktik yang mencederai, melukai, dan merugikan masyarakat,” tegas Ulyadi.
Ia juga mengajak kader PKS untuk tetap sederhana meski menduduki posisi penting. Tidak lupa, ia mengingatkan kembali hutang sejarah Indonesia kepada Palestina.
“Palestina adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan kita. Mari kita terus dukung perjuangan bangsa Palestina,” katanya.
PKS Sumbar Jadi Barometer Politik
Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, yang memberikan apresiasi atas konsistensi PKS di kancah politik. Ia menyebut PKS Sumbar sebagai salah satu barometer politik nasional.
“Mesin PKS ini sampai ke daerah sangat rapi. Kadernya militan, integritasnya kuat. Itu terlihat jelas pada Pilkada 2024 lalu,” ungkap Vasko.
Ia berharap kepengurusan baru PKS Sumbar bisa terus bersinergi dengan pemerintah daerah untuk memajukan Sumatera Barat dan Indonesia.
“Semoga kekuatan yang ada bisa kita rajut bersama untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.
Struktur Baru Pengurus
Beberapa nama yang masuk dalam jajaran pengurus baru PKS Sumbar antara lain: Mahyeldi sebagai Ketua MPW, Irsyad Syafar sebagai Ketua DSW, serta Ulyadi sebagai Ketua DPW.
Sejumlah bidang strategis juga diisi oleh kader-kader muda dan berpengalaman, mulai dari kaderisasi, advokasi kebijakan publik, UMKM, hingga bidang komunikasi digital.
Muswil ini turut dihadiri Forkopimda, pimpinan DPRD Sumbar, perwakilan organisasi masyarakat, hingga seluruh jajaran struktur PKS se-Sumbar. (*)





