INGATLAH – Sepasang pasutri berinisial DS dan NR harus berurusan dengan hukum lantaran dugaan terlibat Tindak Pidana Perdagangan Orang (TTPO).
Keduanya diketahui menjadi supir dan penjemput calon Pekerja atau orang yang akan bepergian keluar negeri dengan cara ilegal.
Hal itu dibenarkan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan didampingi Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding saat konferensi pers di Gedung Tribrata Mapolda Riau, Kamis, (17/7/2025).
“Keduanya suami istri yang ditangkap karena terlibat berperan dalam TTPO sebagai penjemput korban ke terminal Dunmai dan mengantarkan korban ke salah satu rumah singgah di dalam hutan pulau Rupat,” ujar Irjen Pol Herry Heryawan.
Kapolda menjelaskan, menindaklanjuti itu tim melakukan penggerebekan ke lokasi pulau Rupat dan diamankan tiga orang tersangka lainnya yang diketahui sebagai penjaga rumah singgah di Pulau Rupat sebelum diberangkatkan ke Malaysia.
“Tim turut mengamankan uang senilai Rp16.430.000 dan dua kendaraan motor roda dua dan empat handphone serta satu buku tabungan BRI,” ungkapnya.
Dari hasil penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyelamatkan sebanyak 26 orang yang akan diseberangkan ke negeri Malaysia dengan cara ilegal.
“Korban yang berhasil kita amankan sebanyak 26 orang dengan rincian 21 orang laki-laki dan lima orang perempuan,” ungkapnya.
Hasil introgasi awal, para pelaku mengungkapkan modus operandi dengan cara membuka pengrekrutan melalui tenaga kerja Indonesia (TKI) yang sebelumnya sudah berada di Malaysia.
“Mereka dipandu TKI yang berada di Malaysia dengan cara pengrekrutan dari daerah hingga pemberangkatan dari terminal hingga posko pengungsian di Pulau Rupat dan akan berangkat ke Malaysia dengan speedboat yang sudah disiapkan,” tuturnya.
Kapolda mengharapkan kedepannya modus-modus tindak pidana perdagangan orang terus disusupi dan dapat digagalkan hingga pengiriman orang secara ilegal ini tidak terulang kembali.
“Kedepannya kami harapkan seluruh instansi terkait terus bersinergi dalam menggagalkan TTPO dengan cara apapun,” tutupnya.(*)





