BeritaPekanbaru

Gandeng BNN Pekanbaru Gelar Tes Urine, 30 Petugas dan 20 WBL Negatif Konsumsi Narkoba

×

Gandeng BNN Pekanbaru Gelar Tes Urine, 30 Petugas dan 20 WBL Negatif Konsumsi Narkoba

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru kembali menggelar tes urine bagi petugas dan warga binaan Lapas Pekanbaru, Rabu (9/7/2025).

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, mengatakan kegiatan ini sebagai langkah tegas dan komitmen penuh seluruh jajarannya dalam memberantas peredaran gelap narkoba.

“Ini merupakan komitmen dan keseriusan kami dalam mencegah serta memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba bagi petugas dan warga binaan Lapas Pekanbaru,” ujar Erwin Fransiskus Simangunsong, Rabu, (9/7/2025).

Baca Juga  Lapas Pekanbaru Gagalkan Penyelundupan Narkoba, Pelaku Gunakan Roti dan Anak Kecil

Ia mengungkapkan, kegiatan ini sebagai upaya dan tindak lanjut dalam menjalankan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan menjadi bagian penting dari Lapas Pekanbaru dalam mewujudkan diri dan organisasi yang bersih dan terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

“Ini bentuk komitmen melaksanakan Arahan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya pada poin 1 yakni Memberantas Peredaran Narkoba dan Pelaku Penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan di seluruh Indonesia,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti 30 orang petugas dan 20 orang warga binaan Lapas Pekanbaru dan kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan.

Baca Juga  Menyesal Curi Motor, Pasutri di Pekanbaru Ngaku Rindu Anak

“Hasil tes urine seluruh petugas dan warga binaan berstatus negatif atau tidak terbukti mengkonsumsi narkoba,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kalapas Pekanbaru juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada jajaran BNN Kota Pekanbaru atas sinergi dan dukungan yang diberikan.

“Dengan langkah positif ini diharapkan kedepanya dapat mendeteksi serta mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Pekanbaru, sekaligus memastikan Lapas Kelas IIA Pekanbaru tetap steril dari peredaran gelap narkoba,” tutupnya.(*)