INGATLAH – PT Kredivo Finance Indonesia, penyedia layanan pembiayaan konsumen di balik platform Buy Now, Pay Later (BNPL) Kredivo, resmi mengumumkan bergabungnya Andre Rasjid sebagai anggota baru Dewan Komisaris.
Pengangkatan ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat struktur kepemimpinan dan tata kelola, seiring dengan pertumbuhan bisnis yang terus meningkat serta komitmen memperluas akses keuangan yang inklusif di Indonesia.
Andre Rasjid saat ini menjabat sebagai Managing Director di Cakrabuana Ventura Indonesia dan Direktur di RMI Capital.
Ia dikenal memiliki rekam jejak kuat di bidang modal ventura dan pengembangan strategi korporasi.
Di Cakrabuana Ventura, ia memimpin berbagai investasi pada perusahaan-perusahaan inovatif dengan pertumbuhan tinggi. Sementara di RMI Capital, Andre aktif mendampingi transformasi dan ekspansi perusahaan dalam aspek strategis.
“Saya telah mengikuti perjalanan Kredivo cukup lama dan sangat menghargai pendekatannya yang inovatif dalam memperluas akses kredit, terutama melalui teknologi dan pendekatan yang berpusat pada pengguna,” kata Andre dalam keterangan resminya.
Ia menyebutkan, menjadi bagian dari Dewan Komisaris Kredivo merupakan kehormatan tersendiri, dan dirinya siap mendukung realisasi visi perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi puluhan juta masyarakat Indonesia.
Dalam posisinya, Andre akan bekerja bersama anggota Dewan Komisaris lainnya seperti Anita Wijanto, yang memiliki 17 tahun pengalaman di pasar modal, dan Rolytha Sayuli Meinaritha, seorang profesional di sektor perbankan dan keuangan selama lebih dari dua dekade.
Ia juga akan berkoordinasi dengan Dewan Komisaris Kredivo Group yang dipimpin oleh Darmin Nasution, mantan Menko Perekonomian dan Gubernur Bank Indonesia, serta Maulana Ibrahim, mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Presiden Direktur PT Kredivo Finance Indonesia, Umang Rustagi, menyambut positif kehadiran Andre dalam jajaran komisaris.
Menurutnya, keahlian Andre di bidang investasi serta pemahamannya terhadap ekosistem pembiayaan dan regulasi akan menjadi penggerak baru dalam pencapaian target perusahaan ke depan.
“Perspektif Andre akan memperkuat langkah kami untuk melayani lebih dari 20 juta pengguna di Indonesia. Ia memahami dinamika ekonomi dan regulasi yang terus berkembang, dan itu sangat relevan bagi ekspansi kami,” ujar Umang.
Hingga kini, Kredivo telah melayani lebih dari 11 juta pengguna di seluruh Indonesia dan memproses ratusan ribu transaksi setiap harinya.
Selama empat tahun terakhir, Kredivo mencatat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) di atas 35%, dengan rata-rata pengguna bertransaksi lebih dari empat kali per bulan.
Keberhasilan ini didukung oleh sistem penilaian kredit berbasis kecerdasan buatan (AI) dan proses checkout yang cepat, membuat Kredivo menjadi solusi pembayaran digital pilihan masyarakat, baik di toko daring maupun luring.
Platform ini juga dinilai sebagai standar dalam industri pinjaman digital yang inovatif dan bertanggung jawab. (*)





