Olahraga

Semen Padang FC Disanksi FIFA Selama Tiga Bursa Transfer

×

Semen Padang FC Disanksi FIFA Selama Tiga Bursa Transfer

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Klub sepak bola kebanggaan Ranah Minang, Semen Padang FC (SPFC), dijatuhi sanksi berupa registration ban oleh FIFA.

Hukuman ini efektif berlaku mulai 9 Juni 2025 dan akan berlangsung selama tiga kali jendela transfer mendatang.

Akibat sanksi tersebut, klub berjuluk Kabau Sirah ini tidak diizinkan mendaftarkan pemain baru ke PSSI selama masa larangan berlangsung.

Meski demikian, perekrutan pemain tetap diperbolehkan, hanya saja nama pemain tersebut tak bisa langsung dimasukkan ke dalam daftar resmi tim.

Larangan ini muncul sebagai dampak dari sengketa kompensasi dengan mantan pemain asing mereka, Bruno Dybal.

Pemain tersebut diketahui langsung mengajukan pengaduan ke FIFA, yang kemudian menindaklanjuti dengan menjatuhkan sanksi terhadap SPFC.

Baca Juga  Semen Padang Bidik Kebangkitan Saat Hadapi Persija Jakarta

Menanggapi hal ini, CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, menyatakan bahwa pihak manajemen saat ini tengah mengupayakan penyelesaian sesuai kesepakatan yang telah dibuat dengan Bruno Dybal.

“Ini memang terkait pembayaran kompensasi untuk Bruno Dybal. Dia langsung lapor ke FIFA. Kami dari manajemen akan menyelesaikan ini. Yang jelas, sebelum jendela transfer dibuka, masalah ini sudah diselesaikan,” ujar Win, Rabu (11/6).

Win juga menambahkan bahwa ini bukan kali pertama Semen Padang FC menghadapi sanksi serupa.

Sebelumnya, klub juga sempat bermasalah dengan mantan pemain asing lainnya, Scott, namun masalah tersebut berhasil diselesaikan tanpa harus melalui FIFA.

“Ada juga Scott yang kemarin heboh di medsos, tapi dia tidak melapor ke FIFA, hanya ke ACI saja. Dan kita sudah selesaikan masalah itu. Ini akan tuntas sehingga kita bisa mengumpulkan tim dengan lebih baik lagi di musim depan,” ujarnya.

Baca Juga  Semen Padang FC Bermain Imbang dengan PDRM di Laga Persahabatan

Sanksi registration ban dari FIFA umumnya diberikan kepada klub yang tidak memenuhi kewajiban finansial terhadap pemain maupun klub lain.

Daftar klub yang terkena larangan tersebut dicantumkan dalam FIFA Registration Ban List sebagai bentuk transparansi dan acuan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam transfer pemain.

Dengan waktu yang masih tersedia sebelum jendela transfer kembali dibuka, manajemen SPFC berharap dapat menyelesaikan seluruh kewajiban kepada Bruno Dybal agar sanksi ini segera dicabut, dan aktivitas transfer klub dapat kembali berjalan normal. (*)