INGATLAH – Direktur RSUD dr Rasidin Padang, Desy Susanty, memaparkan sejumlah langkah evaluasi dan peningkatan pelayanan yang dilakukan pihaknya usai kasus dugaan kelalaian di RSUD dr Rasidin Padang yang menyebabkan meninggalnya seorang pasien.
Desy menjelaskan, pihaknya saat ini sedang menjalankan proses evaluasi melalui audit medik yang akan menghasilkan rekomendasi untuk perbaikan.
“Lalu kita melakukan evaluasi audit medik namanya, itu lagi dalam proses. Kita akan kasih rekomendasinya. Audit kendali mutu kita juga laksanakan sesuai dengan aturan yang sudah ada. Jadi kita melakukan rekomendasi yang nanti akan kita tindak,” ujar Desy di Kantor DPRD Padang, Senin (2/6).
Selain itu, RSUD dr Rasidin juga terus mengupayakan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lewat pelatihan bagi tenaga medis maupun nonmedis.
“Kalau untuk peningkatan SDM segala macam, kita sudah melaksanakan di RSUD, kita sudah melakukan pelatihan-pelatihan untuk teman-teman baik dokter umum maupun semua nakes yang ada. Kita punya diklat yang sudah melakukan kegiatan pelatihan untuk teman-teman,” jelasnya.
Desy menambahkan, manajemen rumah sakit rutin memantau layanan dengan laporan dua mingguan dan laporan harian.
“Kita punya cash report sekali dua minggu, kita juga punya morning report setiap hari. Jadi setiap kejadian yang ada di RSUD kita pantau evaluasi setiap hari,” katanya.
Terkait rencana ke depan, Desy menyebut pihak manajemen sudah membuat perencanaan untuk menambah dan meningkatkan kompetensi SDM. Namun, dengan jumlah pegawai hampir 600 orang, tentu ada keterbatasan pembiayaan yang perlu disesuaikan.
“Dari manajemen kita juga melaksanakan perencanaan penambahan peningkatan kompetensi SDM yang ada di rumah sakit. Nah karena kita banyak, karena hampir 600 SDM kita di rumah sakit tentu dengan pembiayaan tidak semua kita akomodir,” ujarnya.
Desy menegaskan, semua pelatihan yang telah direncanakan dijalankan sesuai regulasi. Evaluasi pelayanan juga terus dilakukan untuk perbaikan berkelanjutan.
“Semua yang sudah melatih itu kita laksanakan di RSD. Karena memang tergantung kalau regulasi kami dari manajemen sudah menyampaikan. Yang dilakukan tadi evaluasi setiap hari, pelayanan setiap hari. Nah tapi namanya dalam pelayanan tentu ada miss, ada yang mungkin membuat kendala kita. Tapi ini menjadi untuk kami untuk evaluasi ke depannya lebih baik,” tutup Desy. (*)





