Berita

Peduli Lingkungan, SMPN 4 Ampek Nagari Edukasi Siswa Lewat Bank Sampah

×

Peduli Lingkungan, SMPN 4 Ampek Nagari Edukasi Siswa Lewat Bank Sampah

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – SMPN 4 Ampek Nagari kembali menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan melalui peluncuran Bank Sampah ‘Maju Bersama’.

Program ini secara resmi diluncurkan pada 21 April 2025 sebagai upaya mendukung Program Unggulan Bupati Agam ‘Agam Bersih dan Agam Sehat’.

Menurut Kepala Sekolah SMPN 4 Ampek Nagari, Kristinova, S.Pd, program ini berangkat dari kepedulian terhadap meningkatnya volume sampah plastik dan sampah rumah tangga yang belum dikelola dengan optimal.

“Kami menyadari bahwa sampah, terutama plastik, semakin hari semakin menumpuk. Jika tidak segera diatasi, maka akan berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan warga sekolah. Dari situ, muncul gagasan untuk mendirikan Bank Sampah ‘Maju Bersama’,” kata Kristinova.

Baca Juga  Data Gempa Terbaru BMKG Padang Panjang Periode Februari 2026

Adapun tujuan utama dari program ini meliputi:

1. Meningkatkan kesadaran siswa dan warga sekolah untuk memilah sampah sejak dini.

2. Mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA.

3. Memberikan manfaat ekonomi melalui hasil penjualan sampah yang dipilah.

4. Mendorong budaya hidup bersih dan sehat di kalangan warga sekolah.

Pelaksanaan program ini melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf sekolah.

Saat ini, kegiatan utama berfokus pada pemilahan sampah plastik yang kemudian dijual kembali. Namun, rencana pengembangan ke depan telah disiapkan.

“Kami berencana untuk memperluas cakupan program dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Kami juga akan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup agar siswa mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang pengelolaan sampah,” tambah Kristinova.

Baca Juga  Nelayan Hilang di Danau Maninjau, Perahu Ditemukan Terapung Tanpa Awak

Bank Sampah ‘Maju Bersama’ tidak hanya menjadi sarana pengelolaan sampah, tetapi juga wadah edukasi bagi siswa untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan nilai ekonomi dari sampah yang dikelola dengan baik.

“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita bersama. Bahkan, sampah pun bisa memberikan manfaat ekonomi jika dikelola dengan benar,” pungkas Kristinova. (*)