Berita

Mengejutkan! Pengakuan Remaja Korban Penganiayaan yang Viral di Riau

×

Mengejutkan! Pengakuan Remaja Korban Penganiayaan yang Viral di Riau

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Sebuah video yang menunjukkan tindakan kekerasan terhadap seorang siswi SMP di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), telah menyebar luas di media sosial Instagram dan Facebook.

Video tersebut memperlihatkan seorang wanita muda menampar seorang korbannya berkali-kali.

Sementara beberapa orang lain terlihat menyaksikan kejadian itu dan malah tertawa.

Akibat dari kekerasan tersebut, korban mengalami luka pada bagian bibir yang mengakibatkan pendarahan.

Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa korban adalah seorang siswi SMP berinisial AN, yang masih berusia 13 tahun.

Sementara pelaku penganiayaan berinisial U yang usianya 16 tahun warga Kecamatan Kubu.

Baca Juga  Kebakaran Hebat di Kafe Sinara Pekanbaru, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Korban AN mengaku insiden tersebut dialaminya pada awal Juli lalu. Ia menjelaskan bahwa pada hari itu, ia sedang bersama temannya ketika diajak menuju SMA 3 Kubu.

Sesampainya di lokasi, AN mengaku tidak menyangka akan menghadapi kekerasan dari U, yang disertai dengan bentakan dan pukulan.

Teman AN yang berada di lokasi kemudian merekam kejadian tersebut secara diam-diam.

“Tak hanya U, temannya juga ikut memukul,” ungkapnya saat dihubungi awak media melalui telepon.

AN menjelaskan, ia tidak mengetahui bahwa P, pria yang berkomunikasi dengannya, sudah memiliki istri dan anak.

Baca Juga  Cuaca di Riau Hari Ini Bervariasi, Begini Prediksinya

Hal ini membuatnya terkejut ketika U tiba-tiba menuduhnya dengan tudingan tersebut.

Setelah video insiden tersebut viral, AN mengaku sering mendapatkan ejekan dari teman-temannya di sekolah, yang mencapnya sebagai perempuan yang berusaha merebut suami orang lain.

Polsek Kubu saat ini sedang menyelidiki kasus ini dengan meminta keterangan dari para saksi, korban, dan terduga pelaku.

“Kemarin sudah dua kali dimintai keterangan di Polsek. U dan keluarganya juga datang. Mereka sempat marah-marah,” tutup A.

Pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan untuk menentukan langkah hukum yang tepat terkait kejadian ini.(*)