Berita

Persiapan Galanggang Arang 2024, Pemko Padang Panjang Bersihkan Stasiun Kereta Api

×

Persiapan Galanggang Arang 2024, Pemko Padang Panjang Bersihkan Stasiun Kereta Api

Sebarkan artikel ini
Pemko Padang Panjang goro di sekitar Stasiun Kereta Api Silaing Atas, Jumat (2/8/2024). (Foto: Diskominfo)
Pemko Padang Panjang goro di sekitar Stasiun Kereta Api Silaing Atas, Jumat (2/8/2024). (Foto: Diskominfo)

INGATLAH.COM – Dalam rangka menyambut kegiatan Galanggang Arang 2024, Pemerintah Kota Padang Panjang menggelar gotong royong (goro) untuk membersihkan area sekitar Stasiun Kereta Api Silaing Atas, Jumat (2/8/2024).

Kegiatan ini melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemko, dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dr. Winarno, M.E.

Sonny mengungkapkan bahwa Pemko sangat mendukung pelaksanaan Galanggang Arang #8 yang akan digelar pada 6-7 Agustus di Padang Panjang.

Baca Juga  Kecelakaan Beruntun di Panyalaian, Lima Orang Meninggal Dunia

“Kami siap mendukung sepenuhnya. Ini adalah peluang yang luar biasa. Dengan adanya Galanggang Arang, citra Padang Panjang sebagai kota tujuan akan semakin meningkat, serta menjadi momentum kebangkitan setelah bencana banjir bandang,” kata Sonny.

Ia menambahkan, Pemko siap berkolaborasi agar aset warisan pendahulu ini mendapat perhatian serius dan dimanfaatkan dengan baik.

“Dengan kolaborasi berbagai pihak, kami berharap Stasiun Kereta Api ini dapat menjadi destinasi wisata yang menarik dan bernilai sejarah. Kami mengajak seluruh masyarakat Padang Panjang untuk bersama-sama mendukung suksesnya acara ini,” ajaknya.

Baca Juga  Desainer Muda Padang Panjang Miftahul Rizki Raih Juara II Tingkat Sumbar

Stasiun Kereta Api Padang Panjang akan menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Galanggang Arang 2024, yang akan diisi dengan berbagai kegiatan seperti permainan tradisional, workshop, diskusi tentang warisan budaya, serta pemutaran film kebudayaan. (*)