Berita

Bupati Agam Ikuti Magelang Retreat 2025, Bahas Kepemimpinan dan Isu Strategis

×

Bupati Agam Ikuti Magelang Retreat 2025, Bahas Kepemimpinan dan Isu Strategis

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis Dt. Tan Batuah, dengan antusias mengikuti Magelang Retreat 2025, sebuah ajang pembinaan dan diskusi strategis bagi kepala daerah se-Indonesia.

Dalam kegiatan yang digelar di Magelang, Selasa (25/2), para peserta mendapatkan pembinaan mental spiritual serta kesempatan berdiskusi mengenai berbagai tantangan pemerintahan.

“Retreat ini menjadi momen yang sangat berharga bagi kami, karena tidak hanya memperkuat wawasan kepemimpinan, tetapi juga menjadi ajang berbagi pengalaman dalam membangun daerah masing-masing,” ujar Benni Warlis.

Baca Juga  Dua Pekan Operasi Anti Premanisme, Polda Riau Bekuk 169 Tersangka

Menurutnya, kegiatan ini juga berperan penting dalam menjaga kebugaran fisik, karena selain diskusi, peserta juga mengikuti berbagai sesi olahraga.

Kolaborasi dan Sinergi untuk Pembangunan

Magelang Retreat 2025 menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai pemateri, termasuk Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Yusril Ihza Mahendra.

Dalam materinya, Yusril menekankan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam menghadapi berbagai tantangan nasional yang semakin kompleks.

Ia juga membahas isu-isu strategis yang harus menjadi perhatian para kepala daerah demi membangun Indonesia yang lebih solid dan inovatif.

Baca Juga  Bukan Sekadar Tempat Ibadah, Bupati Agam Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Anak

“Kerja sama antar daerah sangat diperlukan, terutama dalam mengatasi tantangan pemerintahan yang terus berkembang. Sinergi yang baik akan menghasilkan solusi yang lebih efektif,” kata Yusril.

Selain mendapatkan materi kepemimpinan dan kebijakan pemerintahan, peserta retreat juga mengikuti berbagai kegiatan jasmani dan rohani untuk menjaga keseimbangan mental serta fisik.

Bupati Agam berharap hasil dari Magelang Retreat 2025 dapat diterapkan dalam pemerintahan daerah, sehingga mampu membawa kemajuan bagi masyarakat. (*)