Gaya Hidup

Rumah Pengasingan Bung Karno, Saksi Bisu Perjuangan di Bengkulu

×

Rumah Pengasingan Bung Karno, Saksi Bisu Perjuangan di Bengkulu

Sebarkan artikel ini
Rumah Pengasiangan Bung Karno di Bengkulu [Foto: Wikipedia]
Rumah Pengasiangan Bung Karno di Bengkulu [Foto: Wikipedia]

INGATLAH.COM – Rumah lama yang berada di jantung Kota Bengkulu ini merupakan saksi bisu cinta Soekarno terhadap Bangsa Indonesia.

Lebih dari sekadar bangunan bersejarah, rumah ini menjadi bukti perjuangan sang Proklamator dalam menggalang kekuatan nasionalisme di masa pengasingannya.

Tidak heran, rumah ini masuk dalam nominasi situs wisata sejarah terpopuler Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata.

Lokasi: Kelurahan Anggut Atas, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Jam Operasional: 08.00 – 17.00 WIB
Harga Tiket: Rp 3.000 (Dewasa), Rp 2.000 (Anak-Anak)

Jejak Sejarah di Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah Pengasingan Bung Karno merupakan tempat di mana Soekarno menjalani masa pengasingan sebagai tahanan politik.

Sebelum diasingkan ke Bengkulu, Soekarno terlebih dahulu dikirim ke Ende, Flores, pada 14 Januari 1934 dan tinggal di sana selama empat tahun (1934-1938).

Baca Juga  Gunung Puncak Trikora Keindahan Alam dan Sejarah yang Tersembunyi

Setelah itu, ia dipindahkan ke Bengkulu dan menetap di rumah ini dari tahun 1938 hingga 1942.

Bangunan ini awalnya milik seorang pedagang Tionghoa bernama Lion Bwe Seng.

Pemerintah kolonial Belanda kemudian menyewanya sebagai tempat tinggal Soekarno selama masa pengasingannya di Bengkulu.

Rumah ini menjadi saksi bisu berbagai aktivitas Soekarno, termasuk interaksinya dengan masyarakat Bengkulu serta pertemuannya dengan Fatmawati, perempuan yang kelak menjadi Ibu Negara pertama Indonesia.

Keunikan dan Koleksi Bersejarah

Memasuki rumah ini, pengunjung akan disambut dengan suasana klasik yang masih terjaga keasliannya.

Berbagai barang peninggalan Soekarno masih tersimpan dengan baik, di antaranya:

  • Ranjang besi yang pernah digunakan oleh Soekarno dan keluarganya.
  • Koleksi buku yang sebagian besar berbahasa Belanda, mencerminkan kegemaran Soekarno dalam membaca dan belajar.
  • Seragam grup tonil Monte Carlo, kelompok teater yang dibentuk Soekarno untuk menyampaikan pesan-pesan nasionalisme melalui pertunjukan seni.
  • Foto-foto Soekarno dan keluarganya, yang menghiasi hampir seluruh ruangan.
  • Sepeda tua yang pernah digunakan oleh Soekarno selama di Bengkulu.
Baca Juga  Arti dan Makna lagu Best Part by Daniel Caesar feat H.E.R

Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi

Sebagai salah satu destinasi wisata sejarah utama di Bengkulu, Rumah Pengasingan Bung Karno menawarkan pengalaman edukatif bagi pengunjung yang ingin mengenal lebih dalam perjuangan sang Proklamator.

Selain itu, lokasinya yang berada di tengah kota menjadikannya mudah diakses bagi wisatawan.

Dengan segala nilai sejarah yang dimilikinya, rumah ini bukan hanya tempat bersejarah, tetapi juga simbol semangat juang dan kecintaan Soekarno terhadap Indonesia.

Bagi anda yang berkunjung ke Bengkulu, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan langsung jejak perjuangan Bung Karno di rumah ini! (*)