INGATLAH – Laga sengit antara PSPS Pekanbaru dan Persiraja Banda Aceh dalam babak 8 besar Liga 2 Indonesia berlangsung panas di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Selasa (11/2). Dalam duel penuh tensi tinggi ini, PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 berkat gol tunggal Noriki Akada di menit ke-73.
Babak Pertama: PSPS Dominan, Persiraja Terancam
Sejak awal pertandingan, PSPS Pekanbaru tampil agresif dengan mengambil inisiatif serangan. Ilham Fathoni dan rekan-rekan mencoba membongkar pertahanan Persiraja, namun barisan belakang tim tamu masih solid.
Persiraja yang mengandalkan kecepatan pemain sayapnya juga beberapa kali mengancam gawang PSPS. Bahkan, dua kali pemain Persiraja dijatuhkan di kotak penalti, tetapi wasit tidak memberikan hadiah penalti. Keputusan ini memicu protes keras dari kubu Persiraja, yang berujung pada kartu kuning bagi salah satu ofisial tim.
Wasit harus bekerja ekstra keras dalam laga ini, mengeluarkan total sembilan kartu kuning dan satu kartu merah. Kiper PSPS Pekanbaru, Erlangga Setyo Dwi, harus keluar lapangan pada menit ke-86 setelah mendapat kartu merah akibat mengulur waktu.
Meskipun kedua tim menciptakan beberapa peluang emas, skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Noriki Akada Pecah Kebuntuan
Memasuki babak kedua, PSPS Pekanbaru terus menggempur pertahanan Persiraja. Pelatih Aji Santoso memasukkan Lerby sebagai pemain pengganti untuk menambah daya gedor serangan.
Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya lahir pada menit ke-73. Berawal dari tendangan bebas Muhammad Fardan Harahap, bola yang dikirim ke dalam kotak penalti sukses disambut sundulan akurat Noriki Akada. Bola meluncur deras ke gawang Persiraja tanpa mampu dihalau kiper Mariyo Fabiyo Londok.
Tertinggal 0-1, Persiraja mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, pertahanan PSPS yang dikomandoi kapten Maman Abdurahman tampil disiplin dan mampu meredam tekanan lawan.
Drama Kartu Merah dan Kemenangan PSPS
Menjelang akhir pertandingan, drama terjadi. Kiper PSPS, Erlangga Setyo Dwi, yang mencoba mengulur waktu di dalam kotak penalti, mendapatkan kartu merah langsung pada menit ke-86. Hal ini sempat membuat PSPS harus bermain dengan 10 pemain di menit-menit krusial.
Meski bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Persiraja tetap kesulitan menembus pertahanan rapat PSPS. Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan tuan rumah.
Dengan hasil ini, PSPS Pekanbaru kokoh di peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 9 poin, sama dengan PSIM Yogyakarta, tetapi kalah selisih gol. Sementara itu, Persiraja Banda Aceh baru mengumpulkan 6 poin dan harus berjuang di laga terakhir melawan Deltras Sidoarjo untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Susunan Pemain
PSPS Pekanbaru:
Erlangga Setyo Dwi (Kiper), Iman Fathurrahman, Ichlasul Qadri, Ahmad Birrul Walidain, Muhammad Sadewa, Maman Abdurahman (Kapten), Aulia Ramadhan, Noriki Akada, Muhammad Fardan, Kusheda Hari Yudo, Ilham Fathoni.
Pelatih: Aji Santoso
Persiraja Banda Aceh:
Mariyo Fabiyo Londok (Kiper), Alef Vieira Santoso, Matheus Henrique, Coefe Deri Antony, M Fayrushi, Habil Abdillah, Muhammad Rizky Yusuf (Kapten), Miftahul Hamdi, Indra Rianto, Ramadhan, Adam Maulana.
Pelatih: Akhyar Ilyas
PSPS kini semakin dekat dengan tiket ke fase berikutnya, sementara Persiraja harus berjuang mati-matian di laga terakhir mereka. Bagaimana nasib kedua tim selanjutnya? Kita tunggu kelanjutannya.(thohir)





