INGATLAH – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pesisir Selatan kembali berhasil menangkap seorang terduga pengedar narkoba dalam operasi yang digelar pada Sabtu malam (8/2/2025).
Penangkapan ini berlangsung di Kampung Taratak, Nagari Pasa Taratak, Kecamatan Sutera.
Tersangka berinisial Y (27), warga Padang Laweh, Nagari Amping Parak, Kecamatan Sutera, diamankan oleh tim Opsnal Satresnarkoba setelah diduga terlibat dalam transaksi narkoba jenis sabu.
“Ya, tersangka Y berusia 27 tahun, tidak memiliki pekerjaan tetap, dan merupakan warga Padang Laweh,” ujar Kasat Narkoba Polres Pessel, AKP Hardi Yasmar, melalui Kasubsi Humas Polres Pessel, Ipda Doni Santoso, Minggu (9/2/2025).
Menurut Doni Santoso, operasi ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di daerah Kampung Taratak.
Berdasarkan informasi tersebut, tim Opsnal segera melakukan penyelidikan mendalam.
Untuk memastikan keterlibatan tersangka, polisi menerapkan metode undercover buy atau pembelian terselubung. Petugas yang menyamar berpura-pura menjadi pembeli dan menunggu tersangka di tepi jalan Taratak.
“Ternyata benar, tersangka datang membawa narkotika jenis sabu dan menawarkan barang haram tersebut seharga Rp 300 ribu,” jelasnya.
Begitu transaksi hendak dilakukan, petugas langsung meringkus tersangka di lokasi. Setelah itu, tim Opsnal melakukan penggeledahan di rumah tersangka guna mencari barang bukti tambahan.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan lima paket sabu berukuran sedang serta dua paket kecil lainnya. Selain itu, turut diamankan beberapa barang bukti lain, di antaranya:
- Tiga pic plastik klip bening
- Dua sendok sabu yang terbuat dari sedotan
- Uang tunai pecahan seratus ribu rupiah sebanyak tiga lembar
- Tiga dompet kecil
“Tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya,” tambah Doni.
Saat ini, tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Pesisir Selatan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi masih mendalami apakah tersangka merupakan bagian dari jaringan pengedar narkoba yang lebih besar di wilayah tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran narkoba di sekitar mereka.
Polisi mengimbau warga untuk segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan agar upaya pemberantasan narkoba bisa lebih efektif. (*)





