Berita

Siswi SMA Tewas Terlindas Truk di Bungus, Warga Sebut Jalan Berlubang Penyebabnya

×

Siswi SMA Tewas Terlindas Truk di Bungus, Warga Sebut Jalan Berlubang Penyebabnya

Sebarkan artikel ini

INGATLAH – Kecelakaan tragis yang menewaskan seorang siswi SMA, Dea ND (18), warga Kampung Pinang, Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, terjadi pada Senin (3/2). Korban meninggal dunia setelah terlindas truk tangki Pertamina Hino dengan nomor polisi BA 9016 IU.

Kanit Laka Lantas Polresta Padang, Iptu Zulkifli, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol 4503 IJ kehilangan kendali di jalan sebelum akhirnya terjatuh dan tergilas ban belakang kiri truk.

Awalnya, insiden ini sempat dikaitkan dengan pasir dan cangkang yang berserakan di jalan. Namun, beberapa warga yang berada di lokasi kejadian membantah anggapan tersebut.

Arif, seorang warga yang sering membantu mengatur lalu lintas di sekitar bundaran lokasi kecelakaan, menegaskan bahwa jalan berlubang dan bahu jalan yang terlalu tinggi adalah penyebab utama kecelakaan, bukan pasir atau cangkang.

Baca Juga  Perempuan Riau Bangkit, Semangat Hari Ibu Menuju Indonesia Emas 2045

“Sebelum kejadian yang menewaskan siswi SMA ini, sudah ada banyak kecelakaan di tempat yang sama. Rata-rata pengendara jatuh karena menghindari lubang dan bahu jalan yang tinggi, bukan karena pasir atau cangkang,” ungkap Arif, Selasa (4/2).

Febi, seorang satpam PT. CP yang berada di lokasi saat kejadian, turut membenarkan hal tersebut. Ia menyebut bahwa jalan tersebut memang rawan kecelakaan akibat infrastruktur yang buruk.

“Setiap minggu pasti ada yang jatuh di sini, tapi pemda seolah tidak peduli. Banyak pengendara yang celaka karena harus menghindari lubang dan bahu jalan yang terlalu tinggi,” ujarnya sambil menunjukkan kondisi jalan yang rusak.

Menurut warga setempat, pasir dan cangkang yang ditemukan di lokasi kejadian sebenarnya diambil oleh warga untuk menutup darah korban yang terserak di tepi jalan dekat parit, bukan menjadi penyebab utama kecelakaan.

Baca Juga  Warga Dikejutkan Penemuan Kakek Tewas Tergantung di Mushola

Masyarakat Bungus mendesak pemerintah daerah untuk segera turun tangan memperbaiki jalan di wilayah tersebut agar kecelakaan serupa tidak terus terjadi.

Mereka berharap kejadian ini tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyalahkan pengusaha pengangkutan pasir, cangkang, atau batu bara.

“Kami tidak ingin kejadian ini dijadikan alat untuk kepentingan tertentu. Yang paling penting adalah pemerintah segera memperbaiki jalan agar kecelakaan bisa dicegah,” tegas warga.

Selain itu, mereka juga berharap adanya sinergi antara kepolisian dan pemerintah dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Polisi selalu mengimbau pengendara agar berhati-hati, tapi kalau jalan tetap dibiarkan rusak, kecelakaan akan terus terjadi. Kami harap pemda segera bertindak,” pungkas warga. (*)