INGATLAH.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau akan menggelar rapat pleno penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih pada Kamis, 9 Januari 2025, pukul 13.30 WIB.
Agenda penting ini akan berlangsung di Hotel Grand Zuri, Jalan Teuku Umar, Pekanbaru, dengan mengundang seluruh pasangan calon yang berkompetisi dalam Pilkada Riau 2024.
Sebagai bagian dari persiapan, KPU Riau telah mengadakan rapat koordinasi bersama Polda Riau dan Polresta Pekanbaru pada Rabu (8/1/2025).
Rapat ini bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan selama proses pleno berlangsung.
“Alhamdulillah, kami telah melaksanakan rapat persiapan bersama aparat keamanan untuk memastikan penetapan pasangan calon terpilih Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau 2024 berjalan lancar,” ujar Nahrawi, Ketua Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Riau.
Abdul Wahid dan SF Hariyanto Ditetapkan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih
Dalam pleno tersebut, KPU Riau akan secara resmi menetapkan pasangan Abdul Wahid dan SF Hariyanto sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih.
Pasangan yang diusung oleh PKB, PDIP, dan NasDem ini berhasil meraih suara terbanyak dengan total 1.124.193 suara, mengungguli dua pasangan calon lainnya.
“Penetapan ini merupakan langkah penting dalam tahapan Pilkada, dan menjadi tonggak awal kepemimpinan baru di Provinsi Riau,” tambah Nahrawi.
Penetapan pasangan calon terpilih ini tercantum dalam Surat Undangan KPU Riau Nomor 38/PL.02.7-SD/14/2025 yang diterbitkan pada 7 Januari 2025 dan ditandatangani oleh Ketua KPU Riau, Rusidi Rusdan.
Selain ditingkat provinsi, KPU kabupaten dan kota di Riau juga dijadwalkan menggelar pleno penetapan kepala daerah terpilih pada hari yang sama.
Namun, penetapan ini hanya berlaku untuk daerah yang tidak memiliki sengketa hasil Pilkada di Mahkamah Konstitusi.
Transisi Kepemimpinan yang Lancar
Dengan pleno ini, Provinsi Riau akan memasuki fase baru kepemimpinan di bawah pasangan Abdul Wahid dan SF Hariyanto.
KPU berharap proses transisi berjalan lancar, sehingga gubernur dan wakil gubernur terpilih dapat segera bekerja merealisasikan visi-misi yang telah mereka janjikan kepada masyarakat.
“Penetapan ini bukan sekadar formalitas, tetapi awal dari komitmen besar untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi Riau,” tutup Nahrawi.(*)





