INGATLAH.COM – Setelah lebih dari satu bulan berkeliaran di perkebunan warga Desa Rumbio, Kecamatan Kampar, Riau, seekor gajah liar jantan berusia sekitar 10 tahun akhirnya berhasil dievakuasi oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.
Gajah tersebut diketahui telah memisahkan diri dari kawanan di kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Sebelumnya, upaya penggiringan dilakukan pada Desember 2024. Namun, gajah tersebut kembali memasuki perkebunan warga di Kampar, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan potensi konflik antara manusia dan satwa liar.
Untuk mengatasi situasi ini, BBKSDA Riau mengerahkan tim penyelamat satwa dengan membawa gajah latih dari Pusat Konservasi Gajah Sumatera di Minas.
Kabid Teknik BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, menjelaskan bahwa gajah liar tersebut berhasil digiring keluar dari area perkebunan dan dibawa kembali ke habitat aslinya yang jauh dari pemukiman penduduk.
“Gajah liar digiring dengan bantuan gajah latih dari pusat konservasi. Tim bekerja keras memastikan gajah tersebut kembali ke habitatnya tanpa menimbulkan risiko bagi warga,” ujar Ujang, Rabu (8/1/2025).
Sebelum dilepasliarkan, tim medis BBKSDA Riau melakukan pemeriksaan terhadap gajah jantan tersebut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa satwa tersebut dalam kondisi sehat dan siap untuk kembali ke habitatnya di kawasan hutan Riau.
“Pemeriksaan medis menunjukkan gajah berada dalam kondisi prima, sehingga langsung dilepasliarkan di lokasi yang jauh dari aktivitas manusia,” tambah Ujang.
Komitmen dalam Pelestarian Satwa Liar
Evakuasi ini menjadi bagian dari komitmen BBKSDA Riau dalam melestarikan satwa liar yang terancam akibat fragmentasi habitat dan konflik manusia-satwa.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan jika melihat satwa liar yang memasuki area pemukiman atau perkebunan agar konflik dapat dicegah secara dini.
Dengan pelepasliaran ini, diharapkan gajah jantan tersebut dapat kembali bergabung dengan kawanan aslinya dan hidup dengan aman di habitat alaminya.
Sementara itu, BBKSDA Riau terus berupaya menjaga harmoni antara manusia dan alam di wilayah tersebut.(*)





