Berita

Pesona Pacu Jawi, Dari Arena Sawah Basah hingga Turis Mancanegara

×

Pesona Pacu Jawi, Dari Arena Sawah Basah hingga Turis Mancanegara

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Penutupan Alek Pacu Jawi digelar meriah di Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Sabtu (28/12/2024).

Tradisi unik ini sukses menarik perhatian masyarakat lokal maupun wisatawan luar daerah, termasuk turis mancanegara.

Pantauan di lokasi, tepian sawah yang menjadi arena pacu dipadati oleh ribuan penonton, meski cuaca terik.

Tidak hanya untuk menyaksikan perlombaan, pengunjung juga menikmati alunan musik tradisional talempong yang mengiringi acara.

Sejumlah tenda turut disiapkan untuk menyajikan makanan dan minuman bagi para pengunjung, menambah semarak suasana.

Baca Juga  Video Kericuhan Semifinal Walinagari Baringin Cup Viral di Instagram, Wasit Garis Dikeroyok Suporter

Perlombaan Pacu Jawi menampilkan pasangan sapi yang dikendalikan oleh seorang joki. Joki berpegangan pada bajak kayu, memacu sapi di atas sawah basah pasca-musim panen.

Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga daya tarik wisata yang telah dikenal hingga mancanegara.

Andri, pengunjung asal Bukittinggi, mengaku sengaja datang untuk menyaksikan langsung tradisi ini.

“Sebelumnya saya hanya melihat pacu jawi melalui YouTube atau media sosial. Sekarang, saya bisa menikmati langsung sekaligus liburan,” ujarnya.

Baca Juga  Kualitas Udara di Tanah Datar Memburuk, Sekolah Beralih ke PJJ

Menurut Andri, Pacu Jawi harus terus dilestarikan karena memiliki banyak manfaat, termasuk mendorong ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisata dan keuntungan bagi pemilik sapi.

Pendapat serupa diungkapkan oleh Heru, pengunjung dari Padang Panjang. Ia menilai tradisi ini telah mendunia dan menjadi magnet bagi turis asing.

“Penutupan Pacu Jawi kali ini sangat ramai. Banyak yang hadir dari berbagai kalangan usia, menikmati perlombaan, makanan tradisional, dan suasana liburan,” tutup Heru. (*)