Berita

Kembangkan Obat Alam, Prodi Farmasi Umri Jalin Kerja Sama dengan AuRins UiTM Malaysia

×

Kembangkan Obat Alam, Prodi Farmasi Umri Jalin Kerja Sama dengan AuRins UiTM Malaysia

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Program Studi (Prodi) Farmasi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) semakin menunjukkan langkah nyata dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi.

Komitmen ini diwujudkan melalui kerja sama strategis dengan Atta ur-Rahman Institute for Natural Product Discovery (AuRins) dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Selangor, Malaysia.

Kerja sama tersebut resmi dimulai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), membuka peluang kolaborasi strategis di bidang penelitian pengembangan obat berbasis bahan alam.

Direktur AuRins, Assoc Prof Fatimah Salim, menjelaskan bahwa institusinya fokus pada penelitian bahan alam, termasuk eksplorasi tanaman obat, mikroorganisme, serta sintesis organik dan anorganik.

“Dengan pendekatan canggih seperti biologi molekuler, kristalografi, dan desain obat berbasis komputer, AuRins telah menjadi salah satu pusat unggulan dalam penelitian farmasi di Asia Tenggara,” ungkap Prof Fatimah.

Sementara itu, Ketua Prodi Farmasi Umri, Apt Dewi Gulyla Hari, MFarm, menegaskan bahwa kerja sama ini akan menjadi platform strategis untuk mengidentifikasi bahan aktif dari tanaman obat dan mikroorganisme.

Baca Juga  LSI Denny JA: Abdul Wahid-SF Hariyanto Unggul Sementara di Pilgub Riau 2024

“Fokus utama kami adalah mengembangkan produk farmasi inovatif berbasis alam yang tidak hanya aman dan efektif, tetapi juga ramah lingkungan,” jelas Apt Dewi Gulyla Hari.

Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh tim dosen Umri, yakni Dr. Apt Noveri Rahmawati, MFarm; Apt Moh Azhari Herli, MFarm; Apt Nursyafni, MFarm; Apt Nawwar Irfan, MFarm; dan Apt Tri Nova Lovena, MFarm.

Kolaborasi ini akan mencakup beberapa aspek strategis, di antaranya:

1. Penelitian Bersama: Eksplorasi tanaman obat dan mikroorganisme untuk mengidentifikasi bahan aktif yang berpotensi dikembangkan menjadi obat baru.

2. Transfer Pengetahuan dan Teknologi: Pelatihan dan pertukaran teknologi, khususnya dalam sintesis organik dan anorganik, bioaktivitas produk alami, serta desain obat berbasis teknologi.

3. Peningkatan Kualitas Pendidikan: Program magang, pelatihan, dan penelitian bersama bagi dosen dan mahasiswa Umri.

4. Publikasi Ilmiah Internasional: Kolaborasi dalam publikasi jurnal ilmiah serta pengembangan produk herbal inovatif.

“Kerja sama ini akan memperkuat kemampuan penelitian kami dan memberikan kesempatan kepada para dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kualitas melalui pelatihan dan program pertukaran,” tambah Apt Dewi.

Baca Juga  Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Sebut Pejabat Kemenag di Tiap Tingkatan Dapat Jatah

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas penelitian dan pendidikan di Umri, tetapi juga memberikan kontribusi pada pengembangan obat berbasis bahan alam di tingkat global.

“Kami berkomitmen untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menciptakan obat-obatan berbasis alam yang aman, efektif, dan ramah lingkungan,” ujar Apt Dewi.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat reputasi internasional kedua institusi di bidang farmasi.

Melalui sinergi ini, Umri dan AuRins bertekad untuk berkontribusi pada pengembangan sains dan teknologi farmasi yang bermanfaat bagi dunia.

“Kehadiran delegasi AuRins di Umri menegaskan komitmen kami untuk terus memperluas jejaring internasional demi menciptakan solusi farmasi berbasis bahan alam yang berkelanjutan,” tutup Apt Dewi.

Kerja sama ini diharapkan menjadi model kolaborasi antarnegara yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.(thohir)