INGATLAH.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menggelar apel gabungan kesiapsiagaan menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Lapangan Satpol PP, Tan Malaka, Selasa (10/12) pagi.
Apel ini diikuti oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC), seperti Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Lingkungan Hidup.
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Harmadi Algamar, menyampaikan bahwa fokus utama apel ini adalah memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi jelang akhir tahun.
“Berdasarkan informasi BMKG, Kota Padang memiliki potensi bencana hidrometeorologi akhir tahun ini. Selain memastikan kesiapan kita, apel ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi antarinstansi,” ujar Andree.
Andree mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang menunjukkan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Dalam arahannya, ia meminta TRC untuk segera melakukan uji coba sistem peringatan banjir guna memastikan semua perangkat bekerja dengan baik.
“Saya juga mengingatkan Dinas PU agar memastikan tidak ada genangan air di jalan saat hujan. Jika genangan air dibiarkan, itu berarti pemerintah belum hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Selain kesiapsiagaan bencana, Pj Wali Kota mengungkapkan bahwa Pemko Padang telah melakukan rapat koordinasi untuk memastikan ketersediaan pangan dan energi selama Nataru.
“Stok beras kita aman hingga bulan puasa, begitu juga bahan pokok lainnya. Ini adalah langkah antisipasi agar masyarakat tidak kesulitan selama Nataru,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Andree juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan tempat wisata di Kota Padang.
Ia menekankan bahwa kebersihan destinasi wisata sangat berpengaruh terhadap citra kota dan sektor pariwisata, yang menjadi salah satu pendorong utama ekonomi daerah.
“Tempat wisata harus dalam kondisi bersih. Jika ada sampah berserakan, itu akan merusak citra Padang,” pungkasnya.
Apel kesiapsiagaan ini menjadi wujud nyata koordinasi Pemko Padang dalam mengantisipasi berbagai tantangan di penghujung tahun, mulai dari potensi bencana hingga dukungan terhadap sektor ekonomi dan pariwisata. (*)





