HukrimKamparRiau

Dituding Terima Uang Setoran Solar Ilegal, Ini Hasil Sidak Polres Kampar ke SPBU

×

Dituding Terima Uang Setoran Solar Ilegal, Ini Hasil Sidak Polres Kampar ke SPBU

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM — Isu panas menyasar jajaran Polres Kampar setelah beredar narasi di TikTok yang mengklaim adanya aliran uang setoran dari SPBU dan gudang solar ilegal ke oknum polisi.

Menjawab tuduhan berat itu, Satreskrim Polres Kampar menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke enam SPBU di Kabupaten Kampar, Selasa (20/10/2026) mulai pukul 17.30 WIB.

​Sidak yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Kampar AKP I Gede Yoga Eka Pranata bersama Kanit Tipidter Iptu Hermoliza ini menargetkan SPBU Bangkinang Kota, SPBU Salo, SPBU Tapung Hulu, SPBU Tapung Hilir, SPBU Kampar Kiri, dan SPBU Air Tiris.

Baca Juga  Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Pemotor 18 Tahun Tewas di TKP

​Langkah tegas ini bertujuan memverifikasi klaim akun TikTok @TembusPandang yang menuding aparat kepolisian menjadi beking praktik penyalahgunaan solar bersubsidi di daerah tersebut.

​Saat didatangi petugas, para pengelola, manajer, dan pemilik SPBU langsung memberikan kesaksian terbuka di depan kamera.

Lewat rekaman video resmi, mereka secara tegas menyatakan tidak pernah menyetorkan uang, gratifikasi, atau imbalan apa pun kepada aparat Polres Kampar maupun Polsek jajaran.

​”Kami datang ke lapangan untuk memverifikasi secara langsung klaim yang beredar di media sosial. Dari hasil wawancara dan pernyataan terekam para pengelola SPBU, tidak ada satu pun yang mengakui pernah membayar uang ke pihak kepolisian. Kami akan terus menelusuri asal-usul unggahan viral tersebut,” ujar AKP I Gede Yoga Eka Pranata.

Baca Juga  Mantan Gubri Abdul Wahid Diperiksa Sebagai Terdakwa di Tipikor Pekanbaru

​Operasi pemantauan yang berlangsung selama satu jam hingga pukul 18.30 WIB tersebut berjalan lancar dan aman.

Kepolisian mengimbau warga masyarakat untuk menyertakan bukti konkret ke jalur resmi jika menemukan pelanggaran hukum, ketimbang menggiring opini yang belum teruji kebenarannya di media sosial.