SolokBeritaSumbar

Truk Tronton Bermuatan Jagung Terguling di Sitinjau Lauik, Lalin Padang-Solok Kembali Lancar

×

Truk Tronton Bermuatan Jagung Terguling di Sitinjau Lauik, Lalin Padang-Solok Kembali Lancar

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Arus lalu lintas di jalur Padang-Solok, tepatnya di pendakian Tunggu Panorama II, Sitinjau Lauik, kembali lancar pada Senin (19/10/2026) sekitar pukul 10.15 WIB.

Sebelumnya, arus kendaraan sempat terganggu akibat kecelakaan truk tronton bermuatan jagung yang terguling di lokasi tersebut.

Petugas kepolisian bersama pihak terkait melakukan evakuasi kendaraan dan membersihkan muatan jagung yang berserakan di badan jalan.

Selama proses penanganan berlangsung, arus lalu lintas diberlakukan dengan sistem buka tutup.

Bripka Oyon Tanjung dari Polsek Lubuk Kilangan mengatakan, kondisi lalu lintas kembali normal setelah proses evakuasi truk dan pembersihan jalan selesai dilakukan.

Baca Juga  Pemenang Lelang Fly Over Sitinjau Lauik Diumumkan 7 Oktober 2024

“Arus lalu lintas jalur Padang-Solok sudah kembali lancar sekitar pukul 10.15 WIB, setelah sebelumnya diberlakukan sistem buka tutup,” kata Oyon kepada Awak media.

Ia menjelaskan, pengaturan lalu lintas tersebut dilakukan untuk mendukung proses evakuasi sekaligus mencegah muatan jagung yang berhamburan menghambat kendaraan yang melintas.

“Muatan jagung yang berserakan sudah kita bersihkan, dan truk yang terlibat kecelakaan juga sudah dipindahkan ke tempat yang aman,” ujarnya.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Truk tronton yang mengangkut jagung dari arah Solok menuju Padang diduga mengalami rem blong sebelum menabrak truk ekspedisi yang hendak berbelok ke arah Solok.

Baca Juga  Banjir Terjang Pesisir Selatan, 101 Kepala Keluarga di Pelangai Gadang Terdampak

Benturan itu menyebabkan truk tronton terguling hingga posisi roda berada di atas.

Muatan jagung yang dibawa kendaraan tersebut berhamburan ke badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur penghubung Padang-Solok itu.

Akibat kejadian tersebut, kedua sopir yang terlibat dalam kecelakaan dilarikan ke Semen Padang Hospital untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah proses evakuasi dan pembersihan selesai, arus kendaraan di kawasan pendakian Tunggu Panorama II kembali lancar.

Dugaan rem blong menjadi salah satu faktor yang masih perlu dipastikan melalui penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.