INGATLAH.COM – Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah Provinsi Riau dalam beberapa hari terakhir berdampak pada penurunan jumlah titik panas atau hotspot.
Dari sebelumnya 44 titik, kini hotspot di Provinsi Riau tersisa 12 titik.
Forecaster On Duty, Elisa JS Kedang mengatakan, berdasarkan pemantauan terbaru pada Minggu (13/9/2026), hotspot di Riau terdeteksi di dua daerah.
“Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pemantauan sehari sebelumnya,” katanyaa
“Pada Sabtu (12/9/2026), jumlah hotspot di Riau masih mencapai 44 titik yang tersebar di Bengkalis satu titik, Indragiri Hilir 12 titik dan Indragiri Hulu 31 titik,” ujarnya.
Berdasarkan data prakiraan cuaca dan hotspot Provinsi Riau hingga pukul 23.00 WIB, sebanyak 11 hotspot berada di Kabupaten Indragiri Hulu dan satu titik di Kabupaten Pelalawan.
Dalam sehari, jumlah hotspot berkurang 32 titik atau sekitar 73 persen.
Penurunan tersebut terjadi setelah hujan membasahi sejumlah wilayah Riau dan membantu meningkatkan kelembapan lahan.
“Secara umum, kondisi cuaca Riau pada Minggu diprakirakan masih didominasi udara kabur hingga berawan. Pada pagi hari kondisi udara kabur dan berawan, kemudian siang hingga sore diprakirakan kabur hingga cerah berawan,” jelasnya.
Hujan lokal dengan intensitas ringan masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Rokan Hilir dan Kota Dumai pada malam hari.
Suhu udara Riau diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.
“Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau masih dalam kategori rendah,” jelasnya.
Meski hotspot Riau menurun, potensi kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai apabila kondisi kembali panas dan kering.
Masyarakat juga diimbau terus memantau perkembangan cuaca karena peluang hujan masih terdapat di sejumlah wilayah.





