RiauHukrim

3 Alat ISPU Tak Berfungsi Saat Udara Pekanbaru Memburuk, Pemprov Riau Gunakan Videotron

×

3 Alat ISPU Tak Berfungsi Saat Udara Pekanbaru Memburuk, Pemprov Riau Gunakan Videotron

Sebarkan artikel ini
3 Alat ISPU Tak Berfungsi Saat Udara Pekanbaru Memburuk, Pemprov Riau Gunakan Videotron
3 Alat ISPU Tak Berfungsi Saat Udara Pekanbaru Memburuk, Pemprov Riau Gunakan Videotron

INGATLAH.COM – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Pekanbaru, Selasa (25/8/2026).

Kondisi tersebut berdampak terhadap kualitas udara yang terus memburuk hingga berada pada kategori tidak sehat.

Situasi ini membuat masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan kembali mengenakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan asap dan risiko gangguan kesehatan, termasuk Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Di tengah kondisi tersebut, informasi mengenai kualitas udara menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat.

Namun, tiga alat pemantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang berada di Kecamatan Binawidya dan Kecamatan Sukajadi dilaporkan tidak berfungsi.

Kondisi itu tidak membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menghentikan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Baca Juga  Dukung Asta Cita dan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Kualu Turun Langsung Cek Kebun Melon Warga

Pemerintah mengambil langkah alternatif dengan memanfaatkan jaringan videotron yang berada di sejumlah titik strategis di Kota Pekanbaru.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh informasi mengenai perkembangan kualitas udara meski terdapat kendala pada sejumlah alat ISPU.

“Pengalihan informasi kualitas udara ke videotron ini dilakukan agar masyarakat dapat terus mengetahui perkembangan kondisi udara saat ini,” ujar SF Hariyanto.

Informasi kualitas udara yang ditampilkan melalui videotron diharapkan dapat menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi terkini sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.

Baca Juga  Botol Balsem Jadi Tempat Sabu, Pria 51 Tahun di Siak Hulu Kampar Tumbang Digerebek Polisi

Pemprov Riau juga terus memantau perkembangan kualitas udara di tengah kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.

Dampak kabut asap juga mulai terasa pada sektor pendidikan. Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil kebijakan meniadakan sementara kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi udara yang tidak sehat.

Kebijakan tersebut berlaku untuk satuan pendidikan mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP.

Dengan kondisi kabut asap yang masih bertahan, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan informasi kualitas udara dan mengutamakan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.