INGATLAH.COM – Kebakaran hebat terjadi di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan, Jumat (14/8/2026).
Peristiwa tersebut sontak menghebohkan warga dan para pengguna jalan yang melintas di kawasan Jalintim Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan.
Kobaran api terlihat membesar dan mengeluarkan asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.
Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, kebakaran diduga bermula ketika sebuah mobil jenis minibus sedang melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU tersebut.
Belum diketahui secara pasti bagaimana api pertama kali muncul.
Namun, kobaran api diduga kemudian menyambar dispenser Pertalite hingga menyebabkan kebakaran membesar.
Api tidak hanya melalap bagian dispenser pengisian BBM.
Kobaran api juga dilaporkan merembet ke bagian atap SPBU dan kemudian menjalar hingga ke area dispenser BBM jenis solar.
Situasi tersebut membuat aktivitas di SPBU langsung dihentikan.
Petugas yang berada di lokasi berupaya menyelamatkan diri dan menjauh dari sumber api demi menghindari risiko yang lebih besar.
Sementara itu, minibus yang diduga menjadi sumber awal kebakaran disebut ikut terbakar.
Kobaran api yang membesar membuat warga sekitar panik.
Asap hitam tebal tampak membumbung tinggi dan dapat terlihat dari kawasan sekitar Jalintim.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.
“Benar, anggota sudah turun ke lokasi kejadian,” kata John saat dikonfirmasi.
Polisi saat ini masih melakukan penanganan di lokasi kejadian. Selain memastikan kondisi di sekitar SPBU, petugas juga melakukan pengumpulan informasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai adanya korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Besaran kerusakan dan kerugian akibat kebakaran juga masih dalam proses pendataan.
Polisi akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap lokasi, termasuk fasilitas SPBU yang terdampak api.
John meminta informasi lebih lanjut mengenai penanganan perkara tersebut dikonfirmasi kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan.
“Nanti langsung hubungi Kasat Reskrim ya,” tutup John.





