Berita

Wako Fadly Amran Tinjau Penanganan Banjir dan Evakuasi Warga Kuranji

×

Wako Fadly Amran Tinjau Penanganan Banjir dan Evakuasi Warga Kuranji

Sebarkan artikel ini

PADANG – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda Kota Padang, Senin (3/8/2026), mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengaktifkan langkah penanganan dan evakuasi terhadap warga terdampak.

Sejumlah wilayah yang dilaporkan terdampak banjir antara lain Kecamatan Kuranji, Nanggalo, Padang Selatan, Bungus dan Pauh.

Wali Kota Padang Fadly Amran turun langsung melakukan peninjauan ke kawasan Guo Kuranji untuk melihat kondisi warga dan penanganan banjir di lapangan.

Dalam penanganan bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang bersama perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dikerahkan untuk membantu warga terdampak.

BPBD juga menurunkan perahu karet guna mendukung proses evakuasi warga di lokasi yang terdampak genangan maupun banjir.

Baca Juga  Jalan Lintas Sumbar-Riau di KM 163 Terban, Lalu Lintas Dialihkan Bergantian

Selain banjir, sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) banjir milik Pemko Padang yang berada di Kecamatan Pauh turut terdampak banjir bandang.

Fadly Amran mengatakan seluruh jajaran perangkat daerah Pemko Padang telah diperintahkan untuk berada dalam kondisi siaga dan mengambil langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Tim BPBD dan perangkat daerah terkait lainnya sudah turun melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu. Termasuk melakukan evakuasi kepada warga,” kata Fadly.

Ia menegaskan seluruh perangkat daerah diminta bersiaga untuk menangani dampak bencana, termasuk memastikan kesiapan penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak.

“Bantuan pertama berupa makanan dan selimut juga disiapkan bagi warga yang dievakuasi,” ujarnya.

Baca Juga  Mendag Apresiasi Stabilitas Harga di Pasar Raya Padang, Gubernur Mahyeldi: Pasokan Aman

Selain itu, seluruh camat di Kota Padang telah diperintahkan untuk melakukan pemantauan kondisi wilayah masing-masing serta mengambil tindakan awal apabila terjadi bencana.

“Semua camat diperintahkan untuk melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pertama penanganan bencana di wilayah masing-masing,” katanya.

Untuk mengantisipasi dampak banjir terhadap arus lalu lintas, Dinas Perhubungan Kota Padang juga telah diminta menempatkan petugas di sejumlah ruas jalan.

“Dinas Perhubungan juga sudah kami instruksikan untuk menyebar petugas ke jalan-jalan, untuk mengurai kemacetan bersama petugas Lalu Lintas Polresta Padang,” kata Fadly.

Pemko Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan mengikuti arahan petugas, terutama warga yang berada di kawasan rawan banjir. (*)