PadangBeritaSumbar

Kebakaran Hanguskan Rumah Sekaligus Toko PMD di Padang, Kerugian Ditaksir Rp750 Juta

×

Kebakaran Hanguskan Rumah Sekaligus Toko PMD di Padang, Kerugian Ditaksir Rp750 Juta

Sebarkan artikel ini
Sembilan Armada Damkar Padamkan Kebakaran Rumah-Toko di Padang, Aset Rp1 Miliar Berhasil Diselamatkan (ist)
Sembilan Armada Damkar Padamkan Kebakaran Rumah-Toko di Padang, Aset Rp1 Miliar Berhasil Diselamatkan. (ist)

INGATLAH – Kebakaran menghanguskan sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai toko PMD di Jalan Asra I Nomor 22, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri, sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp750 juta.

Kepala Bidang Operasional Sarana dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 11.08 WIB.

“Sebanyak sembilan unit armada dan sekitar 80 personel langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Rinaldi.

Baca Juga  Kebakaran Ancam Fasilitas Vital Komunikasi di Bukit Gado-gado, Dimana Damkar Padang?

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.55 WIB setelah petugas berjibaku selama hampir satu jam.

Proses pemadaman sempat terkendala karena akses jalan menuju lokasi cukup sempit dan kawasan permukiman yang padat.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat berupa percikan yang disertai kepulan asap sebelum akhirnya membesar dan menghanguskan bangunan.

Rumah yang terbakar diketahui milik Zulkifli (68). Bangunan tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total sembilan orang.

Baca Juga  Kebakaran di Pauh Hanguskan Rumah dan Warung, Ini Pesan BPBD Padang

Selain bangunan utama, kebakaran juga merusak dua unit mobil, satu sepeda motor, dan satu becak motor.

Meski demikian, petugas berhasil mencegah api merambat ke empat bangunan di sekitar lokasi.

Nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai sekitar Rp1 miliar.

Rinaldi mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.

Ia juga meminta warga segera melaporkan kepada petugas apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kebakaran tidak meluas.