INGATLAH.COM – Penggerebekan dramatis yang dilakukan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau di sebuah kafe di Desa Kepau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, membongkar dugaan pesta narkoba yang melibatkan belasan orang.
Dalam operasi yang digelar pada Senin (20/7/2026), petugas mengamankan 13 orang yang diduga sedang mengonsumsi pil ekstasi, termasuk seorang tenaga honorer Pengadilan Agama berinisial AF.
Penggerebekan bermula dari informasi masyarakat yang diterima BNNP Riau terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.
Setelah melakukan penyelidikan, tim pemberantasan langsung bergerak dan mendapati belasan orang berada di dalam kafe saat operasi berlangsung.
Seluruh terduga kemudian dibawa ke Kantor BNNP Riau untuk menjalani pemeriksaan intensif dan pendalaman kasus.
Keterlibatan AF yang diketahui merupakan tenaga honorer di lingkungan Pengadilan Agama langsung menyita perhatian publik.
Penyidik kini mendalami sejauh mana perannya dalam perkara tersebut, sekaligus menelusuri asal-usul narkotika yang diduga digunakan serta kemungkinan adanya keterkaitan dengan jaringan peredaran gelap narkoba di wilayah Riau.
Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Riau, Kombes Pol Ali Machfud, membenarkan adanya operasi penindakan tersebut.
Ia mengatakan penyidik masih fokus mengembangkan perkara untuk mengungkap sumber narkotika, peran masing-masing orang yang diamankan, hingga kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
“Benar, saat ini masih didalami untuk pengembangan serta asal-usul barang (narkoba),” ujar Kombes Pol Ali Machfud kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
BNNP Riau menegaskan belum dapat menyimpulkan tingkat keterlibatan AF maupun 12 orang lainnya karena seluruhnya masih menjalani proses penyelidikan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh guna memastikan apakah kasus tersebut sebatas penyalahgunaan narkotika atau menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan peredaran narkoba yang lebih besar.
Sementara itu, hingga Rabu (22/7/2026) sore, pihak Pengadilan Agama belum memberikan pernyataan resmi terkait status AF maupun langkah yang akan diambil terhadap tenaga honorer tersebut.
Kasus ini terus bergulir dan menjadi sorotan publik seiring upaya BNNP Riau mengusut tuntas dugaan pesta narkoba sekaligus membongkar jaringan yang diduga berada di balik aktivitas ilegal tersebut.





