INGATLAH.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru mengerahkan lima personel Tim Rescue untuk melakukan pencarian terhadap seorang warga yang diduga diterkam buaya di Muara Sungai Mampu, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Sabtu (18/7/2026).
Tim diberangkatkan melalui Unit Siaga SAR Dumai setelah menerima laporan dari Polsek Sungai Sembilan terkait adanya kondisi membahayakan manusia di lokasi tersebut. Jarak tempuh menuju lokasi pencarian diperkirakan sekitar 18 kilometer.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan koordinasi dengan unsur SAR gabungan yang terdiri dari masyarakat setempat, aparat kepolisian, serta pihak terkait lainnya.
Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran sungai dan area muara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan pencarian, tetapi juga melakukan pemantauan kondisi di lapangan.
“Tim melakukan analisis situasi, termasuk kondisi arus, pasang surut air, serta potensi keberadaan satwa liar di sekitar lokasi,” ujarnya.
Selain itu, tim SAR juga menyiapkan prosedur evakuasi jika korban berhasil ditemukan. Korban nantinya akan segera dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam operasi tersebut, keselamatan personel menjadi prioritas utama. Mengingat lokasi kejadian merupakan habitat buaya, seluruh tim diminta untuk bekerja dengan kewaspadaan tinggi.
“Area ini memiliki risiko tinggi. Oleh karena itu, kami mengimbau seluruh unsur yang terlibat agar selalu mengutamakan keselamatan,” tambah Budi.
Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama IK alias Ajib (21), warga Jalan Bambu RT 18, Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan.
Hingga saat ini, pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR gabungan bekerja secara intensif dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama di wilayah yang dikenal sebagai habitat satwa liar seperti buaya.





