HukrimRiauSiak

Kasus Dokter Tewas di Siak, Polisi Lakukan Autopsi di RS Bhayangkara

×

Kasus Dokter Tewas di Siak, Polisi Lakukan Autopsi di RS Bhayangkara

Sebarkan artikel ini
Kasus Dokter Tewas di Siak, Polisi Lakukan Autopsi di RS Bhayangkara
Kasat Reskrim Polres Siak AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais.(Ist)

INGATLAH.COM – Jenazah Alex Cristo Loris (31), dokter magang Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) residen anestesi yang ditemukan tewas di semak belukar di samping RSUD Tengku Rafian Siak, Riau dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.

Hal tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Siak AKP Dr. Raja Kosmos Parmulais kepada ingatlah.com.

“Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk diautopsi,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Korban diketahui seorang dokter PPDS residen anestesi yang tengah menjalani pendidikan di RSUD Tengku Rafian Siak.

Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat dilaporkan hilang oleh istrinya, dr YM (31), yang juga bertugas di rumah sakit tersebut.

Peristiwa bermula pada Senin sore (13/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB saat sang istri mencoba menghubungi korban, namun ponselnya tidak aktif.

Baca Juga  Pria Lansia Tewas Mengenaskan Diterkam Buaya di Riau

Merasa khawatir, ia kemudian mencari keberadaan suaminya di lingkungan rumah sakit dan menanyakan kepada rekan sejawat.

Bahkan, keluarga di Bagan Batu turut dihubungi, namun korban tidak kunjung ditemukan.

Kecurigaan pun muncul hingga akhirnya istri korban bersama petugas keamanan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV).

Dari rekaman di area radiologi, korban terlihat berjalan seorang diri keluar dari lingkungan rumah sakit melalui Pos Security II menuju Jalan Raja Kecik.

Pencarian kembali dilanjutkan hingga Selasa pagi dengan melibatkan petugas keamanan rumah sakit. Namun, hasilnya masih nihil.

Hingga akhirnya, sekitar pukul 11.30 WIB, tiga orang saksi yang terdiri dari dua petugas keamanan, Arif Syahdu (31) dan Yudi Arianto (35), serta seorang sopir ambulans, Selamat (55), menyisir area semak belukar di luar pagar rumah sakit.

Saat memanjat pagar pembatas untuk melihat ke area luar, salah seorang saksi menemukan korban dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa.

Baca Juga  Jelang Ramadan 2026, Harga Cabai Merah di Pasar Sail Pekanbaru Masih Stabil

Lokasi penemuan berada sekitar lima meter dari pagar rumah sakit atau sekitar 30 meter dari tepi Jalan Raja Kecik. Di dekat tubuh korban juga ditemukan tas sandang miliknya.

Pihak rumah sakit kemudian melaporkan temuan tersebut ke kepolisian. Petugas yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi di lokasi.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tas sandang hitam berisi alat medis, dompet, telepon genggam, serta kartu identitas RSUD Tengku Rafian Siak milik korban.

Hingga kini, penyebab pasti kematian Dokter Alek masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Siak. Berdasarkan keterangan keluarga, korban tidak memiliki riwayat penyakit kronis maupun permasalahan rumah tangga.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut sebelum hasil resmi autopsi diumumkan.