INGATLAH.COM – Hasil pemeriksaan sementara terhadap dokter anestesi, Alex Cristo Loris (30), yang ditemukan meninggal dunia di semak belukar dekat pagar RSUD Tengku Rafian Siak, mulai mengungkap sejumlah temuan penting pada tubuh korban.
Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Riau, AKBP Rudi Samosir, mengatakan dari hasil autopsi awal, kondisi jenazah sudah memasuki fase awal pembusukan.
“Ditemukan luka berbentuk titik disertai pembengkakan pada punggung tangan kiri. Selain itu, terdapat memar pada kepala yang diakibatkan oleh kekerasan benda tumpul,” ujar Rudi, Rabu (15/7/2026).
Tim forensik juga mengidentifikasi sejumlah luka pascakematian (post mortem) pada bagian leher, dada, perut, punggung, hingga kedua lengan.
Berdasarkan pola dan karakteristiknya, luka-luka tersebut diduga kuat akibat aktivitas serangga setelah korban meninggal dunia.
Tak hanya itu, hasil pemeriksaan organ dalam menunjukkan adanya pelebaran pembuluh darah serta pembendungan (kongesti) pada sejumlah organ tubuh korban.
Meski demikian, penyebab pasti kematian dokter muda tersebut hingga kini belum dapat disimpulkan.
Tim dokter masih menunggu hasil lanjutan dari pemeriksaan histopatologi forensik dan toksikologi forensik.
“Sampel yang diperiksa meliputi urine, darah, serta sebagian organ dalam yang diambil saat autopsi,” jelasnya.
Rudi menambahkan, berdasarkan analisis sementara, waktu kematian korban diperkirakan terjadi sekitar 12 hingga 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.
Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap secara pasti penyebab kematian korban, sembari menunggu hasil resmi pemeriksaan lanjutan dari tim forensik.





