RiauPelalawan

Bocah 12 Tahun Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan

×

Bocah 12 Tahun Tewas Diterkam Harimau Sumatera di Pelalawan

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Tragedi memilukan terjadi di Kabupaten Pelalawan, Riau. Seorang bocah berusia 12 tahun dilaporkan tewas setelah diterkam Harimau Sumatera.

Insiden itu terjadi di kawasan areal Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan Tanaman Industri (PBPH-HTI), Desa Sungai Ara, Kecamatan Pelalawan.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, saat kondisi masih gelap dan aktivitas pekerja belum sepenuhnya dimulai.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Supartono, mengungkapkan bahwa korban diserang ketika berada di luar kamar mandi camp pekerja.

“Berdasarkan hasil investigasi awal, korban diserang saat berada di luar kamar mandi camp sekitar pukul 04.30 WIB,” ujar Supartono, Jumat (10/7/2026).

Dari informasi yang dihimpun tim di lapangan, sebelum kejadian korban tengah menemani kakaknya mencuci peralatan makan di fasilitas kamar mandi camp.

Baca Juga  Karhutla Riau Meluas, Luas Lahan Terbakar Capai 16.264 Hektare

Situasi mendadak berubah mencekam ketika seekor Harimau Sumatera tiba-tiba muncul dan langsung menyerang korban.

Diduga, satwa buas tersebut masuk ke area camp melalui bagian belakang pagar yang dalam kondisi rusak dan terbuka, sehingga memudahkan akses masuk ke lingkungan pekerja.

Serangan berlangsung cepat. Korban langsung diseret menjauh dari lokasi awal tanpa sempat mendapatkan pertolongan.

Beberapa saat kemudian, korban ditemukan sekitar 10 meter dari belakang camp dalam kondisi mengenaskan, dengan luka serius di bagian leher kiri dan kanan.

“Korban ditemukan dengan luka fatal pada bagian leher. Dugaan kuat akibat gigitan harimau,” jelas Supartono.

Peristiwa ini sontak menimbulkan kepanikan di kalangan pekerja dan warga sekitar.

Aktivitas di camp sempat dihentikan sementara guna menghindari risiko serangan susulan.

Baca Juga  Tewaskan 5 Orang, Kecelakaan Maut di Tol Permai Libatkan Hiace vs Truk

BBKSDA Riau yang menerima laporan langsung bergerak cepat dengan menurunkan tim mitigasi ke lokasi kejadian.

Tim tersebut bertugas melakukan penanganan awal, pengumpulan data, serta memastikan kondisi di lapangan aman dari potensi ancaman lanjutan.

Selain itu, pihak BBKSDA juga berkoordinasi dengan perusahaan pengelola areal HTI untuk menyusun langkah-langkah lanjutan dalam menangani konflik antara manusia dan satwa liar tersebut.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat serius bahwa interaksi antara manusia dan satwa liar, khususnya Harimau Sumatera, masih menjadi ancaman nyata di wilayah yang berbatasan langsung dengan habitat alami mereka.

Hingga saat ini, tim masih terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian guna mengantisipasi kemungkinan kemunculan kembali harimau tersebut di sekitar area camp pekerja.