RiauSiakUtama

Terungkap! Kapal Pompong yang Tenggelam di Tanjung Buton Siak Sedang Draft Survei

×

Terungkap! Kapal Pompong yang Tenggelam di Tanjung Buton Siak Sedang Draft Survei

Sebarkan artikel ini
Terungkap! Kapal Pompong yang Tenggelam di Tanjung Buton Sedang Draft Survei
Terungkap! Kapal Pompong yang Tenggelam di Tanjung Buton Sedang Draft Survei

INGATLAH.COM – Sebelum mengalami insiden tragis, ternyata Kapal Pompong yang tenggelam di Pelabuhan Tanjung Buton, Kabupaten Siak tengah melakukan kegiatan draft survei di sekitar kapal MV Himala.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/7/2026) siang.

“Laporan dari seorang perwakilan perusahaan pelayaran bernama Jeny, yang berasal dari Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 00.00 WIB,” katanya.

Dalam laporan itu dijelaskan juga, aktivitas yang semula merupakan bagian dari proses teknis pelayaran itu mendadak berubah menjadi tragedi ketika kapal kecil tersebut tidak mampu bertahan menghadapi kuatnya arus laut di lokasi kejadian.

Dalam waktu singkat, kapal pompong kehilangan kendali dan terseret ke arah bawah tongkang yang berada di sisi kapal besar.

Posisi yang terjepit membuat kapal tidak dapat bertahan hingga akhirnya tenggelam.

Hingga Selasa siang, upaya pencarian korban masih terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan.

“Dari total korban, tiga orang berhasil selamat, satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian intensif,” kata Budi

Baca Juga  Bocah 4 Tahun di Bandar Lampung Tewas Tenggelam di Kolam Renang Hotel Berbintang

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru bergerak cepat setelah menerima laporan kejadian.

Sebanyak 10 personel SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi yang berjarak sekitar 103 kilometer dari kantor SAR.

Meski harus menempuh perjalanan cukup jauh, hal tersebut tidak menghambat kecepatan respons tim dalam menjalankan operasi penyelamatan.

Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pencarian di sekitar titik kejadian atau lokasi perkiraan terakhir korban terlihat (Last Known Position).

Area tersebut menjadi fokus utama pencarian karena diduga merupakan titik tenggelamnya kapal.

Metode pencarian dilakukan dengan penyisiran permukaan air menggunakan peralatan SAR.

Selain itu, tim juga menyiapkan opsi penyelaman guna mempercepat proses pencarian, dengan tetap mempertimbangkan kondisi arus laut serta keselamatan personel di lapangan.

“Kami akan terus melakukan pencarian hingga seluruh korban ditemukan. Ini adalah prioritas utama kami,” tegas Kepala Kantor SAR Pekanbaru.

Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, termasuk instansi terkait dan pihak pelabuhan. Koordinasi dilakukan secara intensif guna memastikan seluruh proses berjalan efektif dan terarah.

Baca Juga  Rayhan Eriyandi Hilang di Pantai Labuang Baruak, 6 Personel SAR Dikerahkan

Namun, kondisi arus laut yang cukup kuat menjadi tantangan utama dalam operasi ini.

Faktor tersebut tidak hanya mempersulit proses pencarian, tetapi juga menjadi perhatian serius dalam menentukan strategi pencarian agar tetap aman bagi tim penyelamat.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan tingginya risiko aktivitas di perairan, khususnya di kawasan pelabuhan yang padat dengan lalu lintas kapal besar.

Kegiatan seperti draft survei yang tampak rutin sekalipun tetap membutuhkan perhitungan matang terhadap kondisi lingkungan.

Pihak SAR mengimbau seluruh pelaku usaha dan pekerja di sektor pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar kapal besar.

Memperhatikan faktor arus laut, cuaca, serta prosedur keselamatan kerja menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Harapan besar disematkan kepada tim SAR agar korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.

Di tengah duka yang menyelimuti, upaya tanpa henti dari tim penyelamat menjadi simbol harapan bagi keluarga korban yang masih menanti kepastian kabar dari laut.