OlahragaUtama

Liga 2 Musim 2026/2027 Dimulai September, Begini Formatnya

×

Liga 2 Musim 2026/2027 Dimulai September, Begini Formatnya

Sebarkan artikel ini
Liga 2 Musim 2026/2027 Dimulai September, Begini Formatnya
Liga 2 Musim 2026/2027 Dimulai September, Begini Formatnya

INGATLAH.COM – Kepastian bergulirnya kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 akhirnya mulai menemui titik terang.

Kompetisi kasta kedua sepak bola nasional yang tetap menggunakan nama Pegadaian Championship dijadwalkan mulai bergulir pada September 2026 dan berakhir pada Mei 2027.

Informasi tersebut mulai mencuat setelah sejumlah klub peserta membagikan hasil Owner’s Meeting Championship 2026/27 melalui akun media sosial resmi masing-masing.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi seluruh kontestan, termasuk PSPS Pekanbaru yang sejak jauh hari telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi musim baru.

Manajemen klub berjuluk Askar Bertuah itu juga menunjukkan keseriusannya dengan hadir langsung dalam Owner’s Meeting yang digelar di Jakarta, Kamis (18/6).

Presiden Klub PSPS Pekanbaru, Gede Widiade, hadir didampingi CEO klub Edward Riansyah.

Kehadiran petinggi PSPS dalam forum tersebut menjadi sinyal kuat bahwa tim kebanggaan masyarakat Riau itu siap menyongsong persaingan ketat musim depan.

Melalui akun Instagram resminya, PSPS turut membagikan hasil pertemuan tersebut.

Baca Juga  Hajar Persekat 4-2 dan Bertahan di Liga 2, Begini Kata Aji Santoso

“Dalam forum itu, operator kompetisi I.League memaparkan sejumlah agenda penting terkait penyelenggaraan Pegadaian Championship musim 2026/2027,” tulisnya.

Beberapa poin utama yang dibahas di antaranya evaluasi kompetisi musim 2025/2026, format pertandingan musim baru, kalender kompetisi, penyempurnaan regulasi Elite Pro Academy, implementasi Club Licensing, hingga rencana jangka panjang pengembangan sepak bola nasional.

Untuk musim ini, format kompetisi dipastikan tetap menggunakan sistem dua grup yang masing-masing dihuni 10 klub.

Setiap tim akan menjalani format triple round robin, yang membuat intensitas persaingan diprediksi semakin tinggi karena setiap klub akan saling bertemu sebanyak tiga kali di fase grup.

Setelah fase grup selesai, tim-tim terbaik akan melanjutkan perjuangan di babak play-off promosi, sementara tim yang finis di papan bawah harus bertarung di babak play-off degradasi.

Kompetisi nantinya akan ditutup dengan partai final untuk menentukan juara.

PSPS Pekanbaru sendiri dipastikan tergabung di Grup Barat bersama sembilan tim kuat lainnya, yakni Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Semen Padang FC, Sumsel United, FC Bekasi City, PSGC Cimahi, Persikad Depok, Persiku Kudus, dan PSIS Semarang.

Baca Juga  Drama Liga 2, PSPS Pekanbaru Tahan Imbang PSIM di Babak Pertama

Komposisi ini membuat Grup Barat diprediksi menjadi salah satu grup paling berat musim ini.

Sejumlah tim yang tergabung memiliki sejarah panjang dan pengalaman besar di sepak bola nasional.

Bagi PSPS, musim ini menjadi momentum penting untuk membuktikan keseriusan mereka kembali bersaing memperebutkan tiket promosi ke Liga 1.

Dengan dukungan penuh manajemen, pembenahan skuad, serta persiapan teknis yang terus dimatangkan, Askar Bertuah diharapkan mampu tampil kompetitif sejak laga perdana.

Total 273 pertandingan akan tersaji sepanjang musim, menjadikan Pegadaian Championship 2026/2027 sebagai ajang yang dipastikan berlangsung sengit dan penuh drama.

Kini, publik Pekanbaru menanti langkah PSPS dalam menjalani kompetisi panjang yang akan menjadi ujian besar bagi ambisi mereka kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.