HukrimDumaiRiau

Tas Ransel Dalam Honda Brio Bongkar Dugaan Peredaran Ganja 300 Gram di Dumai

×

Tas Ransel Dalam Honda Brio Bongkar Dugaan Peredaran Ganja 300 Gram di Dumai

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Penggeledahan yang dilakukan Tim RAGA Polres Dumai terhadap sebuah mobil Honda Brio di Jalan Bahtera, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat ternyata menjadi momen paling pentung saat pengungkapan narkotika.

Informasi yang berhasi INGATLAH.COM himpun, pengungkapan tersebut bermula saat petugas menemukan sebuah tas ransel merek Consina yang berada di bangku tengah kendaraan yang dikendarai EDP (40).

Tas itu langsung diperiksa di hadapan saksi dari lingkungan setempat.

Saat dibuka, petugas menemukan sejumlah barang mencurigakan yang dibungkus menggunakan plastik asoi hitam.

Di dalamnya terdapat bungkusan kertas nasi berwarna cokelat dan sebuah toples plastik bening yang berisi daun kering yang diduga kuat merupakan ganja.

Baca Juga  Dua Remaja Terkapar di Jalan Parit Indah Ternyata Korban Tabrak Lari, Satu Meninggal Dunia

Tidak hanya itu, polisi juga menemukan tiga blok kertas paper tembakau yang biasa digunakan untuk melinting ganja.

“Barang bukti ditemukan di dalam tas yang berada di bangku tengah kendaraan. Seluruh temuan langsung diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang.

Pemeriksaan kendaraan kemudian dilanjutkan secara menyeluruh.

Dari bagian pintu kiri depan mobil, petugas kembali menemukan sebuah kotak rokok merek On Bold yang berisi paket ganja.

Temuan lain juga diperoleh dari lokasi tempat FH duduk sebelum diamankan.

Di samping posisi duduknya, polisi menemukan satu paket ganja yang dibungkus menggunakan kertas cokelat.

Dari hasil pengumpulan barang bukti tersebut, polisi mengamankan lima paket yang diduga berisi ganja dengan berat kotor mencapai sekitar 300 gram.

Baca Juga  Remaja 15 Tahun Diduga Dicabuli, Polsek Tapung Hilir Tangkap Pria 31 Tahun

Selain narkotika, petugas turut menyita sejumlah uang tunai yang diduga berkaitan dengan aktivitas transaksi.

Namun polisi masih mendalami peran masing-masing tersangka dan asal-usul barang haram tersebut.

Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Dumai bersama kendaraan yang digunakan para terduga pelaku.

Kedua pria yang diamankan langsung diserahkan kepada penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi juga mulai mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

Di tengah proses penyidikan, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap kedua tersangka justru menghadirkan fakta yang cukup mengejutkan.