INGATLAH.COM – Kekuatan pertahanan udara Indonesia di wilayah barat semakin diperkuat.
Sebanyak enam unit pesawat tempur canggih jenis Rafale milik TNI Angkatan Udara (AU) kini telah tiba dan kembali menempati home base di Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin.
Kedatangan enam pesawat tempur generasi 4,5 buatan Prancis tersebut menandai penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis Indonesia, khususnya dalam menjaga wilayah udara nasional di kawasan barat.
Sebelumnya, enam unit Rafale secara resmi diserahterimakan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam seremoni di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma pada Senin (18/5/2026).
Kepala Penerangan Lanud Roesmin Nurjadin, Zemonnedi membenarkan bahwa seluruh pesawat tersebut telah tiba di Pekanbaru.
“Sudah, kemarin sudah tiba di Lanud Roesmin Nurjadin,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Keberadaan Rafale di Lanud Roesmin Nurjadin semakin memperkuat posisi pangkalan udara tersebut sebagai salah satu pusat pertahanan udara utama Indonesia.
Selain Rafale, pangkalan ini juga menjadi markas operasional pesawat tempur F-16 yang selama ini berperan penting menjaga wilayah udara nasional.
Posisi strategis Pekanbaru yang berada di jalur penerbangan internasional membuat kesiapan armada tempur beserta personel pendukung menjadi faktor penting dalam sistem pertahanan negara.
“Lanud Roesmin Nurjadin terus meningkatkan kesiapan operasional, baik dari sisi personel, fasilitas maupun dukungan teknis guna mendukung tugas pertahanan udara nasional,” jelasnya.
Kehadiran Rafale di Pekanbaru turut menarik perhatian publik.
Pesawat tempur buatan Prancis itu dikenal sebagai jet tempur multi-role berteknologi modern dengan kemampuan menjalankan berbagai misi, mulai dari superioritas udara, serangan darat, pengintaian, hingga operasi pertahanan maritim.
Masuknya Rafale ke jajaran kekuatan TNI AU dinilai menjadi langkah penting dalam modernisasi alutsista nasional sekaligus memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi tantangan pertahanan di masa mendatang.





