KAMPAR – Keberadaan Bank Sampah Ceria Bersama Kampar Utara di Desa Kampung Panjang, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, menjadi solusi nyata dalam mengatasi persoalan sampah rumah tangga sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Sejak aktif beroperasi dari tahun 2018, bank sampah yang dikelola oleh Khaidir tersebut mampu mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan memilah sampah bernilai ekonomis seperti botol plastik, kaleng bekas, hingga kertas.
Melalui sistem pengumpulan dan penjualan sampah daur ulang, warga tidak hanya menjaga lingkungan tetap bersih, tetapi juga memperoleh tambahan penghasilan dari sampah yang sebelumnya dianggap tidak berguna.
Pengelola Bank Sampah Ceria Bersama Kampar Utara, Khaidir mengatakan, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah mulai tumbuh seiring adanya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan kepada warga.
“Bank sampah ini hadir bukan hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membantu ekonomi masyarakat. Sampah seperti botol, kaleng dan kertas yang dikumpulkan warga memiliki nilai jual dan bisa menjadi tambahan pemasukan keluarga,” ujar Khaidir, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, sampah yang telah dipilah kemudian ditimbang dan dicatat layaknya sistem menabung. Hasil penjualan sampah nantinya diberikan kepada warga sesuai jumlah sampah yang disetorkan.
Menurutnya, keberadaan bank sampah juga mampu mengurangi kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan maupun membakar sampah yang dapat mencemari lingkungan.
Selain itu, Bank Sampah Ceria Bersama Kampar Utara diharapkan dapat terus berkembang dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, agar program pengelolaan sampah berbasis ekonomi ini semakin optimal.
Dengan adanya bank sampah tersebut, masyarakat Desa Kampung Panjang kini mulai menyadari bahwa sampah bukan lagi sekadar limbah, melainkan memiliki nilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan sehari-hari.





