HukrimKampar

Pria di Kampar Bacok Adik Kandung Sendiri, Begini Kasusnya

×

Pria di Kampar Bacok Adik Kandung Sendiri, Begini Kasusnya

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Hubungan darah seolah tak lagi berarti bagi seorang pria di Kabupaten Kampar SE (48).

Pasalnya, warga Desa Mayang Pongkai, Kecamatan Kampar Kiri Tengah itu gelap mata hingga tega membacok adik kandungnya sendiri, SU (41).

Tragedi yang dipicu dendam lama soal harta warisan ini mengakibatkan korban menderita luka bacok serius di lengan kiri.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Minggu siang (4/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.

Korban yang baru saja pulang mencari pakis tengah beristirahat di rumahnya.

Tak lama kemudian, terdengar suara sepeda motor berhenti di belakang rumah.

Baca Juga  Ribuan Warga di Kampar Tuntut Hak 1.300 Hektare Lahan PTPN IV Regional III

Mengira tamu yang datang adalah temannya, SU dengan polos membuka pintu belakang. Namun, yang ia dapati justru sang kakak yang sudah berdiri di samping motor dengan wajah penuh amarah. Tanpa sepatah kata pun, SE mencabut sebilah parang dari pijakan motor dan langsung mengayunkannya ke arah leher korban.

“Korban secara refleks menangkis serangan tersebut dengan tangan kirinya. Akibatnya, lengan korban mengalami pendarahan hebat,” ungkap Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S, melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Era Maifo.

Dalam kondisi bersimbah darah dan memegangi kulit lengannya yang robek, korban berhasil melarikan diri keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga. SU sempat dilarikan ke Klinik Trans Husada sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga  Polda Riau Musnahkan Narkoba Senilai Rp69,7 Miliar, Jaringan Internasional Digulung

Pelarian Berakhir di Tangan Tim Buser

Setelah melakukan aksi kejinya, SE sempat melarikan diri dan membuang barang bukti parang ke sungai di Desa Penghidupan untuk menghilangkan jejak.

Namun, pelariannya berakhir pada Selasa dini hari (12/5/2026).

Kanit Reskrim IPDA Eka Putera bersama tim berhasil mengendus keberadaan pelaku. SE ditangkap tanpa perlawanan saat bersembunyi di rumah kakak sepupunya.