INGATLAH.COM – Setelah melalui perjalanan yang panjang dan penuh tantangan, langkah tim putra bola tangan Sumatera Barat akhirnya harus terhenti di babak perempat final Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. Tim
Sumbar harus mengakui keunggulan tim kuat dari Jawa Barat setelah kalah dengan skor 24-29 dalam pertandingan yang digelar di Gedung Olahraga Seni (GOS) Aceh Barat, Jumat (13/9/2024).
“Kami mohon maaf, pak ketua umum dan bendahara, belum bisa membawa pulang medali kali ini,” ujar Sekretaris Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumbar, Septri, Jumat (13/9/2024).
Hal serupa juga disampaikan oleh pelatih kepala, Abdul Kadir. Ia turut menyampaikan permintaan maaf kepada ketua umum, bendahara, serta sekretaris umum atas hasil yang belum maksimal, meski dukungan penuh telah dooiberikan kepada tim.
“Mohon maaf, saya belum bisa membawa Sumbar meraih medali di PON kali ini. Mungkin karena keterbatasan dan kekurangan saya selama melatih,” ungkap Abdul Kadir.
Meskipun gagal meraih medali, perjuangan para pemain layak diapresiasi. Dalam kondisi yang terbatas, mereka tetap menunjukkan semangat tinggi dan tekad kuat untuk mengharumkan nama daerah.
Patut dicatat, Sumatera Barat menjadi satu-satunya tim dari Sumatera yang berhasil melaju hingga perempat final, menempati posisi runner-up grup B setelah dua kali menang bye.
Tim-tim lain yang lolos, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur, memang memiliki keunggulan dalam hal fasilitas dan dukungan pemerintah yang lebih baik.
“Kami sudah melalui persiapan dan perjalanan panjang di PON Aceh-Sumut ini. Terlepas dari hasil yang didapat, saya tetap bangga terhadap seluruh tim handball Sumbar. Mungkin kali ini keberuntungan belum berpihak pada kita, tetapi yang terpenting, kita sudah memberikan yang terbaik. Untuk para pemain, jangan patah semangat. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran untuk berjuang di kesempatan berikutnya. Kita masih menjadi yang terbaik di Sumatera. Terima kasih kepada Coach Abdul Kadir, Pak Willadi Rasyid, Sekum, Feri Ferdhukz, dan semuanya,” ujar Bendahara ABTI Sumbar, Wijaya Rahmat.(*)





