PEKANBARU – Aksi pencurian fasilitas umum kembali marak terjadi di Kota Pekanbaru. Ulah orang tak dikenal (OTK) ini menyebabkan sejumlah infrastruktur publik mengalami kerusakan hingga tidak dapat berfungsi secara optimal.
Kasus terbaru terjadi di Jalan Sekolah, Kecamatan Payung Sekaki, di mana kabel dan panel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dilaporkan hilang dicuri
Akibatnya, ruas jalan tersebut kini gelap gulita dan rawan membahayakan pengguna jalan.
Tak berselang lama, aksi serupa kembali terjadi. Meteran traffic light di persimpangan Jalan Bukit Barisan–Imam Munandar, Kecamatan Bukit Raya, juga raib digondol pelaku.
Pencurian ini berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Menanggapi kondisi ini, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna menindaklanjuti maraknya aksi kriminal tersebut.
“Kita sudah koordinasi dengan kepolisian. Selain itu, kami juga mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi. Karena kasusnya berpindah-pindah, hari ini di Rumbai, besok bisa di Bukit Barisan atau di Jalan SM Amin hingga Panam,” ujar Agung, Minggu (19/4/2026).
Ia menegaskan, pengawasan bersama sangat dibutuhkan agar aksi pencurian fasilitas umum ini dapat ditekan. Pemerintah, kata dia, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
“Saya sudah minta Kadishub untuk terus membuat laporan agar bisa segera ditindaklanjuti. Ini perlu perhatian serius,” tambahnya.
Agung juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan atau aksi pencurian fasilitas umum. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) 112 agar cepat ditangani oleh petugas terkait.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan aksi pencurian fasilitas umum di Pekanbaru dapat diminimalisir.





