SELAT PANJANG – Setelah delapan hari pencarian, tim SAR gabungan akhirnya menemukan pria yang sebelumnya dilaporkan hilang usai diduga melompat dari kapal Dumai Line di perairan Selat Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Korban diketahui bernama Nasri (32), ia ditemukan pada Sabtu (18/4/2026) dalam kondisi meninggal dunia.
Jasadnya ditemukan mengapung di perairan Desa Sokop, Kecamatan Rangsang Pesisir, sekitar 2,55 mil laut dari Selat Panjang.
Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa penemuan korban merupakan hasil kerja keras tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian sejak laporan pertama diterima.
“Korban yang diduga sebelumnya melompat dari kapal ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu. Lokasinya di Desa Sokop, sekitar 2,55 Nm dari Selat Panjang,” ujarnya.
Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, di antaranya Basarnas, BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti, Polair Selat Panjang, TNI Angkatan Laut, serta masyarakat setempat.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit umum daerah di Selat Panjang untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Peristiwa ini bermula dari laporan yang diterima Basarnas pada Sabtu (10/4/2026), terkait seorang pria yang diduga melompat dari kapal Dumai Line yang berlayar dari Pelabuhan Tanjung Buton menuju Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Pekanbaru segera mengerahkan tujuh personel dari Unit Siaga SAR Meranti menuju lokasi kejadian.
Tim dilengkapi dengan peralatan penyelamatan dan bergerak sejauh 12 mil laut dengan arah 111 derajat dari titik keberangkatan.
Upaya pencarian yang berlangsung selama beberapa hari akhirnya membuahkan hasil, meski korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.





