Berita

Usai Lebaran, Pacu Kuda Balah Aie Siap Gegerkan Padang Pariaman

×

Usai Lebaran, Pacu Kuda Balah Aie Siap Gegerkan Padang Pariaman

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi pacuan kuda. (iStock/VasjaKoman)
Ilustrasi pacuan kuda. (iStock/VasjaKoman)

INGATLAH – Event budaya tradisional ‘alek pacu kudo’ di gelanggang pacuan Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman diperkirakan akan berlangsung lebih meriah tahun ini.

Tradisi pacuan kuda yang kembali dihidupkan oleh pemerintahan Bupati John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat setelah sempat vakum hampir satu dekade tersebut dijadwalkan berlangsung pada 28 hingga 29 Maret 2026, atau sekitar sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Bupati John Kenedy Azis optimistis perhelatan tahun ini akan lebih sukses dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat persiapan bersama panitia, Forkopimda, para wali nagari, niniak mamak, serta tokoh masyarakat di pendopo bupati di Kota Pariaman, Selasa (10/3).

Menurutnya, kekompakan panitia dan dukungan kuat dari niniak mamak serta masyarakat menjadi modal utama dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut.

“Kita melihat kesiapan panitia, niniak mamak, dan seluruh unsur masyarakat sangat solid. Ini menjadi modal besar untuk menyukseskan pacu kuda tahun ini, bahkan lebih baik dari tahun lalu,” kata JKA.

Baca Juga  Lupa Tutup Pagar, Harimau Masuk ke Camp Pekerja di Pelalawan

Ia menjelaskan, berbagai persiapan teknis terus dimatangkan, termasuk kesiapan arena pacuan serta fasilitas pendukung di lokasi kegiatan.

“Saat ini kesiapan arena dan lapangan sudah mencapai sekitar 75 persen. Insya Allah satu minggu sebelum pelaksanaan seluruh persiapan sudah rampung 100 persen,” ujarnya.

Kemeriahan acara juga akan semakin terasa dengan rencana kehadiran penyanyi Minang asal ibu kota, Fauzana, yang dijadwalkan tampil menghibur masyarakat dan pengunjung pada 29 Maret 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, menyebutkan bahwa event pacu kuda tahun ini diperkirakan akan menyedot antara 30.000 hingga 50.000 penonton selama dua hari pelaksanaan.

Menurutnya, tingginya antusiasme tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga dari para perantau yang pulang kampung pada momentum Idul Fitri.

Baca Juga  Ketua DPRD Sumbar Muhidi Gelar Open House Lebaran Dua Hari

“Tahun ini tercatat sekitar 122 ekor kuda akan berlaga dalam 25 race dari berbagai kelas dan kategori,” ujarnya.

Setiap kelas perlombaan akan memperebutkan Piala Bupati Padang Pariaman dengan total hadiah yang disiapkan mencapai sekitar Rp285 juta.

Anton menambahkan, gelanggang pacuan kuda di Nagari Balah Aie merupakan salah satu arena terbaik di Sumatera Barat, sehingga memiliki potensi besar menjadi pusat event pacuan kuda di daerah.

“Lapangan pacu kuda yang kita miliki ini termasuk salah satu yang terbaik di Sumatera Barat. Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda besar yang menarik perhatian masyarakat luas,” jelasnya.

Selain pacuan kuda, rangkaian kegiatan juga akan diawali dengan alek nagari yang menampilkan beragam kesenian dan budaya daerah, sehingga menambah semarak perhelatan tersebut. (drm)