RiauPekanbaru

Penimbunan Jalan Rawan Banjir di Jalintim Pelalawan Dikebut, Target Selesai Jelang Arus Mudik

×

Penimbunan Jalan Rawan Banjir di Jalintim Pelalawan Dikebut, Target Selesai Jelang Arus Mudik

Sebarkan artikel ini

INGATLAH.COM – Pengerjaan peninggian jalan pada ruas rawan banjir di Kilometer 74 hingga Km 84 Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kabupaten Pelalawan terus dipercepat menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Peninjauan langsung terhadap lokasi pengerjaan dilakukan pada Selasa (10/3/2026) oleh Kapolres Pelalawan AKBP John L. Letedara bersama Kasatlantas Polres Pelalawan serta Bupati Pelalawan H. Zukri dan perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR melalui UPT Simpang Lago Sorek.

Peninjauan ini bertujuan memastikan progres peninggian badan jalan di titik rawan banjir yang selama ini kerap mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama Sumatera tersebut.

Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Tatit Rizkyan Hanafi menjelaskan, saat ini pengerjaan difokuskan pada penimbunan awal menggunakan tanah pilihan untuk memperkuat struktur badan jalan.

“Progres penimbunan tahap awal sudah mencapai sekitar satu kilometer, tepatnya pada bahu jalan di Km 74 hingga Km 75 Jalan Lintas Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci. Pekerjaan ini ditargetkan rampung pada 12 Maret 2026,” ujar AKP Tatit.

Baca Juga  Polres Kampar Gelar Apel Siaga Operasi Lancang Kuning 2026, 135 Personel Dikerahkan Amankan Arus Mudik Lebaran

Ia mengatakan, percepatan pengerjaan dilakukan agar jalur tersebut dapat kembali difungsikan secara normal menjelang meningkatnya volume kendaraan saat libur Lebaran.

Menurutnya, berdasarkan kesepakatan bersama antara Forkopimda, BPJN dan pihak kontraktor, aktivitas proyek akan dihentikan sementara pada 13 Maret 2026.

“Mulai 13 Maret jalan akan kembali dibuka dua arah untuk mengantisipasi arus mudik Lebaran. Pengerjaan proyek akan dilanjutkan kembali setelah masa libur, yakni pada 1 April 2026,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP John L. Letedara menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas selama proses pengerjaan berlangsung.

“Kami sudah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pengerjaan penimbunan ini dapat diselesaikan secepatnya sebelum arus mudik. Setelah 13 Maret nanti jalan akan dibuka kembali dua arah, namun pengendara tetap harus berhati-hati karena kondisi jalan masih berupa tanah timbun yang dalam tahap pengerasan,” ungkap Kapolres.

Baca Juga  Kejari Dumai Hentikan Tiga Tuntutan Pidum Melalui Restorative Justice, Ini Perkaranya!

Selama proses pekerjaan berlangsung, Satlantas Polres Pelalawan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup dari arah Pangkalan Kerinci menuju Pangkalan Kuras maupun sebaliknya.

Untuk mengurai kepadatan, kendaraan roda enam ke atas dari arah Pangkalan Kuras, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, maupun Provinsi Jambi yang menuju Pekanbaru diarahkan melalui jalur alternatif, yakni Jalan Lingkar – RS Efarina – Pos Lantas Simpang Perak – kemudian menuju Pekanbaru.

Terakhir, AKP Tatit juga mengimbau para pengendara agar tetap tertib saat melintasi lokasi pengerjaan.

“Kami mengingatkan pengendara yang berada dalam antrean sistem buka tutup agar tidak saling mendahului atau melambung karena dapat memicu kemacetan. Ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.