INGATLAH – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman, menyerahkan bantuan pembangunan senilai Rp20 juta untuk Musala Nur Ishlah, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam rangkaian agenda Safari Ramadan di musala yang berlokasi di kawasan Pasar Simpang Haru, Sabtu (7/3/2026).
Evi Yandri menjelaskan bahwa bantuan ini bersumber dari dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) miliknya sebagai wakil rakyat.
Hal ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap pengembangan sarana ibadah, baik musala maupun masjid, agar masyarakat dapat beribadah dengan lebih nyaman.
“Alhamdulillah, kami menyerahkan bantuan senilai Rp20 juta untuk pembangunan musala ini. Semoga bantuan ini bisa termanfaatkan secara tepat oleh pengurus, sehingga musala ini bertambah ramai jamaahnya, tidak hanya selama bulan Ramadan saja,” ungkap Evi Yandri.
Memakmurkan Musala untuk Membentengi Generasi Muda
Selain dukungan infrastruktur, Evi menekankan bahwa upaya memakmurkan tempat ibadah adalah langkah mulia untuk menyelamatkan generasi muda dari berbagai ancaman sosial.
Menurutnya, lingkungan masjid atau musala yang aktif dapat menjauhkan anak muda dari pengaruh narkoba, aksi tawuran, serta penyakit masyarakat lainnya.
“Pengaruh narkoba akan merusak masa depan generasi, begitu juga aksi tawuran serta penyakit masyarakat lainnya. Oleh sebab itu, peran orang tua harus aktif di sini, selain meningkatkan ibadah dengan datang ke masjid,” jelasnya.
Salah satu saran menarik yang disampaikan Evi Yandri dalam upaya memakmurkan tempat ibadah adalah dengan menyediakan fasilitas jaringan internet nirkabel (WiFi).
Ia menilai keberadaan teknologi ini dapat menjadi daya tarik bagi anak-anak dan remaja untuk lebih sering berkunjung ke musala.
Meski menyadari adanya potensi pro dan kontra, Evi meyakini bahwa fasilitas tersebut dapat diarahkan secara positif agar generasi muda tetap berada di lingkungan rumah ibadah saat waktu salat tiba.
“Saya kira anak-anak tidak akan mengakses yang aneh-aneh jika ada wifi. Meskipun ada pro kontra, tetapi Insya Allah ini bisa upaya memakmurkan musala/masjid, sehingga saat waktu salat masuk mereka akan ikut beribadah,” pungkas Evi. (*)





